istiaji sutopo--------------Bismilahirahmanirrahiim.

lagi lagi anda berkelah dan mempeleintir maksud ayat2 ALLAH itu.

Rasul sudah memberikan contoh yang dan memperingatakan beberapa kali dgn 
ayat2nya....sekarang di pelintir, bukan namanya Upah----TAPI SEDEKAH...

Usztad2 dan Khotip2 atu ulama2 yang menerima uang dari hasil
kerjanya, atau hasil dakwahnya adalah bernama UPAH...uang jasa..
jangan dihaluskan menjadi SEDEKAH...

Banyak usztad2,khotip2 dan ulama2 tidak menerima ayat2 itu,karena
mereka terlibat dan di rugikan....seperti MUI tidak mau mengharamkan

==ROKOK==karena anak2, famili dan dirinya sendiri terlibat dgn rokok dalam 
kehidupan sehari hari....maka mereka mencari alasan ===merokok adalah tidak 
haram...

Ilmu kesehatan sudah jelas2 mengatakan bahwa ROKOK itu merusak paru2 yang 
sangat berbahaya sekali...berbahaya dari daging babi...dan alkohol...namun 
hatinya tertutup....itulah macam ulama2 kita sekarang ini.

kalau negeri islam masih hidup dalam kegelapan, keterbelakangan dan 
kemiskinan---yaaa sudah tidak heran sekali...

maju dan mundurnya suatu umat sangat tergantung kpd ulama2nya.

kalau ulama2nya kolot dan tidak berilmu, mundurlah umat itu
kalau ulama2nya berilmu, maka majulah umat Islam itu.

Itu kuncinya maju dan terbelakang suatu umat Islam.

salam

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com,  <issut...@...> wrote:
>
> 
> yang diterima ustadz bukanlah upah, tapi itu adalah sadaqah atau hadiah dan 
> hukumnya halal ...
> 
> Menurut Hadits Nabi ... "  semua amalan tergantung niatnya.... "
> 
> kalau pihak masjid niat terpaksa atau tidak ikhlas memberi, haram hukumnya
> kalau ustadz memberi dakwah tujuannya untuk dapat duit dan dia minta upahnya 
> itu haram hukumnya.
> 
> halal hukumnya kalau yang memberi itu tulus ikhlas dan memang itu anggaran 
> sudah disediakan masjid sah menurut aturan agama ... hala2 saja ...
> 
> halal hukumnya kalau ustadz yang dakwah atau kuthbah semata2 niatnya ikhlas 
> karena Allah swt... 
> 
> Nah kalau disamping itu dapat hadiah ya itu rezeki Allah swt. halal2 saja 
> ..wajib dia terima agar tidak kufur nikmat ...
> 
> Jadi jadi penceramah, tauziyah, kuthbah, bukan mata pencaharian sebagai 
> pendakwah ..karena haram hukumnya ...
> 
> Kami percaya semua ustadz, kyiai dll. hatinya ikhlas dalam berdakwah - karena 
> bagi mereka sadaqah masjid itu tidak ada apa2nya ... karena upah dari Allah 
> SWT. sebagai ulama ...akan luar biasa jauh lebih dahsyat ...kelak ... atau 
> kapan didunia juga bisa Allah SWT. turunkan kalau Dia sudah menghendaki ..
> 
> 
> MENGAJAR DAN BELAJAR DALAM ISLAM HUKUMNYA IKHLAS KARENA ALLAH SWT ... TIDAK 
> ADA FAKTOR KOMERSIL ..SEPERTI DI GEREJA2 YANG DIGAJI DARI DANA VATICAN DLL ..
> 
> DALAM ISLAM MEMBERI PENGAJAR, IKHLAS KARENA ALLAH SWT... BUKAN MAKSUD MEMBERI 
> UPAH
> 
> MENERIMA DARI YANG DIAJAR, IKHLAS KARENA ALLAH SWT... SEBAGAI HARTA YANG 
> BERKAH BUKAN ?
> 
> 
> 
> --- On Mon, 2/8/10, abdul <latifabdul...@...> wrote:
> 
> From: abdul <latifabdul...@...>
> Subject: [wanita-muslimah] Bulan Puasa; Usztad2, Kothip2 dan Ulama2 haram 
> menerima Upah.(uang )
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Monday, 2 August, 2010, 9:22 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       Mari kita ingatkan khtip2,Usztad2 dan ulama2 dlm bulan puasa
> 
> yang akan datang ini, agar tidak menerima upah dalam menyampaikan
> 
> dakwah2nya di mesdjid2 dan pengajian2...perbuatan tersebut adalah dilarang 
> oleh ALLAH dan Rasul sendiri.
> 
> 
> 
> Kalau benar2 pengikut2 Ahlul Sunnah, jangan mau menerima upah setelah 
> memberikan ceramah...berbahaya..karena mengikuti nasehat sponsor...
> 
> 
> 
> DO NOT MAKE PROFIT FROM SHARING GOD MESSAGE WITH OTHERS.QS.6:90
> 
> 
> 
> Assalamu'alaikum wrwb.
> 
> Semoga ALLAH melindungi saya dari tipu setan terkutuk dalam menjelaskan
> 
> ayat2ALLAH dibawah ini
> 
> 
> 
> Bismilahirrahmanirrahiim,
> 
> Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah
> 
> petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam 
> menyampaikan
> 
> [Al Qur'an]". Al Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat.
> 
> QS6:(90)
> 
> 
> 
> Katakanlah: "Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan 
> risalah itu, melainkan [mengharapkan kepatuhan] orang-orang yang mau 
> mengambil jalan kepada Tuhannya. QS 25:(57)
> 
> 
> 
> Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah 
> orang-orang
> 
> yang mendapat petunjuk.QS 36: (21)
> 
> 
> 
> Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku
> 
> tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. QS. 26:109)
> 
> 
> 
> Apakah kotip2, usztad2 dan ulama2 mengikuti sunnah Rasul dlm berdakwah, 
> menyampaikan
> 
> ayat2 ALLAH kpd masarakat? Mereka mengaku orang2 ahlul sunnah wal Jamaah, 
> yaitu orang2
> 
> yang benar2 mengikuti perintah2 ALLASH dan sunnah Rasul.
> 
> 
> 
> Kalau kita perhatikan perintah2 atau peraturan2 ALLAH diatas itu jelaslah bagi
> 
> kita bahwa ustad2 atau khotip2 yang memberikan dakwah di mesdjid2,seminra2 dan
> 
> dlm pengajian2 Islam dalam menyampaikan wahyu2 ALLAH tidak dibenarkan oleh 
> ALLAH
> 
> swt untuk menerima uang dari jemaahnya.TITIK.
> 
> 
> 
> Banyak kita lihat sekarang ini para khotip2 kalau memberikan ceramah di 
> mesdjid2
> 
> atau di seminar2 mereka menerima atau malah meminta tuntutan untuk dibayar 
> ilmu
> 
> dan waktunya untuk menyampaikan dakwah2 Islam.
> 
> 
> 
> Sesungguhnya mereka sudah menyimpang dari peraturan2 ALLAH swt dan sunnah
> 
> Rsaulullah saw.
> 
> 
> 
> Demikian semoga ayat2 ALLAH diatas itu dapat memperbaiki aqidah kita ke jalan
> 
> yang lurus di redhoi oleh ALLAH swt.
> 
> 
> 
> Mari kita bersama sama mengingatkan kothip2 atu usztad2 yang menerima enplop
> 
> atau uang kalau selesai melaksankan khotip / ceramah agama.
> 
> Semoga kesalahan2 khotip2 itu di maafkan oleh ALLAH swt
> 
> 
> 
> Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka,
> 
> mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta. QS 
> 25(73)
> 
> 
> 
> ...dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak
> 
> lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. QS 26:(180)
> 
> 
> 
> Wassalamu'alaikum wrwb
> 
> 
> 
> Creative AlQuran Study.
> 
> Al Quran gives the true solution
> 
> Book Seri I.
> 
> Abdullatif.
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>      
> 
>     
>     
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke