On 08/05/2010 07:47 AM, F e r o n a wrote:
> Saya juga diberitahu ada fatwa laki2 dan perempuan bukan muhrim dilarang
> boncengan naik motor. Yang disambut pertanyaan: Lhaa gimana dong dengan
> tukang ojek? Kasihan teman sy yg demi ngirit waktu, nyarter ojek utk
> berangkat kerja. Nanti juga ada fatwa dilarang berduaan naik mobil yg
> bukan muhrim, ini jelas bikin repot saya yg kadang2 mesti naik taksi ...
>
> Kalo semua perempuan punya uang dan hidup sejahtera, gak akan ada yang
> mau naik ojeg laaa... Kalo naik taksi masih mungkin, karena walo punya
> mobil sendiri, kadang2 milih naik taksi karena macet, males nyetir dan
> males cari parkir. Kenyataannya kan gak semua perempuan hidupnya
> sejahtera dan punya banyak uang? Itu solusinya gimana donk?
>
> Hidup sudah susah, yg berwenang ngasi fatwa mbok ya jangan nambah2
> kesusahan lagi tho...
>
> --
>
> Salam Manis,
> F e r o n a
> http://www.cakefever.com

Dear All,

Aku sangat mendukung FATWA ini. FYI, aku memulai bisnis becak di banda 
aceh, setelah bangkrut bisnis warnet dan IT :(. Kondisi warnet sekarang 
kembang-kempis dan sedang "diusahakan" menjadi "IT Trainning Center for 
OpenSource".

Setelah belajar sedikit mengenai Becak Aceh, aku sedang berpikir 
mengoperasikan becak motor ini di wilayah bekasi dan Jakarta (?). Sejak 
musnahnya becak kayuh, banyak ibu2 (Yang pada umumnya belanja ke pasar), 
kesulitan menemukan transport pengganti. OJEK MOTOR Tampil menutup 
lubang pasar ini. Tapi ojek motor memiliki beberapa kelemahan : Tidak 
mampu mengangkut barang belanjaan, banyak yang memaksakan diri dan 
akhirnya mirip sirkus dengan taruhan keselamatan penumpang, Perempuan 
yang menumpang dan terutama yang mengenakan Jilbab agak ribet bila harus 
mengenakan helm, tanpa helm artinya berurusan dengan polisi. Penumpang 
perempuan harus ber-impitan dengan pengojek (Yang mayoritas lelaki) 
sehingga terpaksa meletakkan tas atau karung antara penumpang dengan 
tukang ojek untuk mengurangi gesekan-gesekan tubuh.

Potensi Becak Aceh (Juga terdapat di Medan dan beberapa wilayah 
sulawesi), sangat besar menggantikan Becak Kayuh, karena daya muat 
barang yang cukup besar (saya ukur bisa sampai 450 KG), ruang muat cukup 
luas, penumpang juga terpisah dari tukang becak, penumpang becak tidak 
diwajibkan mengenakan HELM.

Aku optimis becak jenis ini akan laku di bekasi, tangerang, bogor, depok 
(mungkin juga jakarta yang akan bersaing dengan Bajaj). Harga becak 
jenis ini (dengan Motor kelas 125 CC) sekitar 27 Juta, kemampuan penarik 
becak untuk setor, per bulan 1 juta. Dengan berbagai halangan maksimal 
dalam 36 bulan investasi akan kembali.

Aku punya pengalaman jadi investor becak kayuh gara-gara nabrak becak 
sampek ringsek, akhirnya becak tak beli saja, harga becak rp 450,000, 
setoran per bulan rp 21,000. Dengan 1 becak pada sepuluh bulan pertama 
terkumpul 210,000 kita tambah 240,000 bisa membeli becak kedua. Dengan 2 
becak pada bulan ke 15 (sejak becak pertama dimiliki) ditambah 240,000 
lagi, menjadi 3 becak. Dengan 3 becak pada bulan ke 22 becak menjadi 4, 
pada bulan ke 27 becak menjadi 5, pada bulan ke 31 becak menjadi 6. 
Bulan ke 35 becak menjadi 7. pada bulan ke 38 becak menjadi 8. Pada 
Bulan ke 39 becak menajdi 9, pada bulan ke 42 becak menjadi 10. Pada 
bulan ke 44 becak menjadi 11. Pada Bulan ke 46 becak menjadi 12. Dengan 
12 becak tiap 2 bulan becak bertambah 1 unit (dengan beberapa tambahan 
investasi). Pada bulan ke 58 becak menjadi 25 unit. Aku berhenti disini. 
Setelah 5 tahun (sejak nabrak becak), tiap bulan aku menerima 21,000 x 
25 = 525,000. Investasi berbentuk uang : sekitar 1 juta rupiah. Sisanya 
sabar, termasuk ketika anak masih kecil berkata : "ayah ini kita naik 
becak sendiri kok bayar juga" .... :D paling tak jawab : "ini becak 
kita, tapi yang ngayuh bukan punya kita, itu milik istri dan anaknya 
jadi kita harus bayar".

Manager becak (Bekas Preman Pasar) mengutip 1500 rupiah per hari/per 
becak sebagai setoran. Setor ke investor 21,000 per bulan. Kerusakan 
ringan (tambal ban, setel jeruji, tambal atap dll) ditanggung Manager 
Becak. Istri manager becak melakukan pelayanan catering khusus sarapan 
dikutip Rp 2500 per sarapan. dan menyediakan kost dengan biaya 15,000 
per bulan per orang, yang disediakan sebuah bale sangat besar dan para 
tukang becak tidur bersama seperti biskuit dalam kaleng ditata rapi.

Ternyata untung terbesar jatuh ke manager becak karena manager becak 
yang kukenal mengoperasikan sekitar 350-400 unit becak.

Barangkali Manager becak yang lama bisa tak tawari mengelola becak motor 
ini dengan model hitungan baru dan formulasi baru.

Fatwa MUI menguatkan potensi becak motor (becak aceh) sebagai lahan 
bisnis yang baik. ............ Hidup MUI.

ada yang mau gabung :))

wassalam
./sts


--------------------------------------------------------------
Ovi Mail: Making email access easy
http://mail.ovi.com

Kirim email ke