Fatwa ini bakal masuk ke Guinnes Book :-)
atau Fatwa Hall of Fame (Shame?) .....

Pernah sekali di toko buku menemukan buku yang kira2 judulnya
"keputusan2 pengadilan terburuk (di Amerika)"
entah apakah putusan2 itu menjadi yurisprudensi atau sudah dibatalkan oleh
pengadilan tertinggi. Banyak yang bikin geleng2.
Tentu saja Mahkamah Agung (supreme court) juga tidak ketinggalan bikin
putusan rasis di masa lalu, (misalnya kriminalisasi pernikahan antar
ras)
tapi sudah banyak yang direvisi.

Beda dengan fatwa yang hanya "legal opinion" bukan "conviction"
banyak orang bisa berfatwa (termasuk Imam Alatif pendiri mazhab Latifah itu).
Lebih seru kalau mengkaji yurisprudensi sepanjang sejarah Islam
(berabad-abad khilafah bisa dievaluasi peradilannya).

Tapi kalau ada yang mau menyusun buku "mati ketawa ala fatwa" ini
saya antri mau beli bukunya :-)


2010/8/5 donnie ahmad <donnie.dam...@gmail.com>:
> Tapi ada juga fatwa out of the box ala ulama mesir untuk menghindari dosa
> berduaan laki perempuan di kantor, dengan menganjurkan si pria menyusu pada
> rekan kerjanya.
>
> ;D
>
> On Aug 5, 2010 3:02 AM, "Abdul Muiz" <mui...@yahoo.com> wrote:
>
>
>
> itulah kalau fatwa hanya merujuk referensi zaman jebot, tidak berani out of
> the box thinking, ya mungkin maunya para mufti itu umat islam disuruh mundur
> ke zaman jebot itu. Padahal kalau menilik riwayat Imam Syafi'i gak
> susah-susah amat mengimplementasikan ajaran islam, makanya ketika tinggal di
> Irak fatwa yang dihasilkan imam Syafi'i berbeda dengan saat menyikapi
> penduduk Mesir beliau menyebutnya sebagai fatwal jadiid, sementara yang di
> irak disebut fatwal qadiim. Tetapi tidak selalu fatwa jadiid (baru)
> mengalahkan atau mendelete fatwal qadiim (lama). Keduanya sifatnya
> komplementatif tergantung kasusnya.
>
> Fatwa kopi luwak misalnya, MUI memfatwakan halal dengan syarat harus dicuci
> dulu (tanpa dijelaskan teknik mencucinya seperti apa, semoga tidak perlu
> dicuci dengan detergen terus disetrika). Kalau tidak salah fatwa seperti ini
> merujuk pada pendapat imam Syafi'i, padahal kalau menurut imam malik, musang
> itu binatang halal, boleh dimakan, maka beliau menghalalkan kopi luwak tanpa
> harus dicuci. Nah ada baiknya MUI itu dalam mengeluarkan fatwa merujuk
> berbagai madzhab yang ada kalau perlu mengupdate madzhab baru, tetapi jangan
> paka madzhab al ngawuriyah ala Abdul latif lho, karena umat islam tidak
> harus selalu fanatik pada madzhab tertentu.
>
> Ya, begitulah apakah MUI itu menampilkan diri sebagai lembaga yang risk
> taker atau safe player, mbak mia yang ahli menganalisisnya. :)
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> --- Pada Kam, 5/8/10, F e r o n a <cakefe...@gmail.com<cakefever%40gmail.com>>
> menulis:
>
> Dari: F e r o n a <cakefe...@gmail.com <cakefever%40gmail.com>>
> Judul: Re: [wanita-muslimah] Mati ketawa ala fatwa
>
>
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Tanggal: Kamis, 5 Agustus, 2010, 7:47 AM
>
>
>
>
>
> On 8/5/2010 7:00 AM, al...@yahoo.com wrote:
>
>>
>
>>
>
>> Ada buku "mati ketawa ala fatwa" kah? Sepe...
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>



-- 
http://www.genderpedia.org
Proyek Ensiklopedia Gender Online

Kirim email ke