Sindiran atau olok-olok?
bisa jadi demikian.

tapi hal "menetek untuk menjadi mahram" hadisnya tersebar di kitab2 fikih
antara lain bab nikah, dipelajari di pesantren2 dan madrasah2.
Hanya saja memang perlu "kearifan" untuk melihat

- apakah hal tersebut relevan pada masanya (saya sendiri tidak yakin apa
ada jaman yang relevan seorang dewasa laki-laki menetek). Mending pahami
saja
hadis itu berlaku khusus untuk seorang sahabat Nabi dan lupakan saja.
Kalo memang berlaku umum, apakah ada praktek umum di generasi berikutnya
di mana rame-rame orang mengadopsi orang dewasa dengan cara meneteki?

- Pakar al-Azhar tersebut mendasari fatwanya untuk menerobos hal yang lain:
segregasi gender. Justru seharusnya inilah yang perlu dipikirkan relevansi
jamannya.
Apa segregasi gender itu berlaku terus di setiap masa dan di setiap tempat,
tidak bisakah agama percaya bahwa kontak antara laki-laki dan perempuan
untuk perkara bisnis tidak ada bedanya dengan kontak antara sesama laki-laki
atau sesama perempuan? Masak "menetek" sebagai jalan keluar.
Ini malah menimbulkan problema lebih besar lagi!

- mengingat tingkat kehebohan di Mesir saat fatwa itu keluar,
dan kengototan sang pakar hadis mempertahankan pendapatnya,
termasuk penjelasan bahwa meneteknya harus langsung,
bukan sekedar minum ASI botolan,
jelas ini bukan sekedar dagelan.

salam,


2010/8/5 Miftaha <miftahalza...@yahoo.com>

>
>
> Mengingat status dan kapasitas beliau ini yang pastilah seorang
> intelektual, bukan tidak mungkin fatwa aneh yang diberikannya itu sebenarnya
> hanyalah sebuah sindiran atau semacam olok-olok, atau paling tidak sebuah
> guyonan. Masa keanehan hal semacam itu tidak terpikirkan olehnya? Tidak
> perlu menjadi seorang doktor untuk bisa merasakan kejanggalan fatwa semacam
> itu.
>
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>,
> Abdul Muiz عبد المعز <mui...@...> wrote:
> >
> > Ulama yang mefatwakan dimaksud adalah Dr. Ezzat Atiyyah sekitar April
> 2007, Dr Ezzat Atiyyah adalah kepala Jurusan Hadits di Fakultas Usuluddin
> Universitas Al-Azhar, Kairo, berpendapat bahwa seorang karyawan yang bekerja
> di ruangan tertutup dan berduaan dengan seorang karyawati lain yang bukan
> "mahram", boleh menetek dari perempuan itu untuk menghindari larangan
> khalwat. Dengan menetek dari perempuan itu, karyawan tersebut berubah status
> menjadi seorang anak dari perempuan tersebut, dan dengan demikian keduanya
> boleh ber-khalwat.
> >
> > Fatwa ini didasarkan kepada sebuah hadis yang sahih. Orang-orang
> terperangah mendengar fatwa itu. Akibat fatwa ini, Dr. Ezzat dipecat oleh
> pihak universitas Al-Azhar, karena dalam penilaian yang terakhir itu, fatwa
> tersebut menyebabkan kebingungan dalam masyarakat, dan menjadikan Islam
> sebagai bahan olok-olok di mata orang luar Islam.
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> > --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>,
> "Yudi Yuliyadi" <yudi@> wrote:
> > >
> > > Boleh tahu siapa ulama yang memfatwakan demikian?
> > >
> > >
> > > -----Original Message-----
> > > From: wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > > [mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>]
> On Behalf Of donnie ahmad
> > > Sent: Thursday, August 05, 2010 1:56 PM
> > > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > > Subject: Re: [wanita-muslimah] Mati ketawa ala fatwa
> > >
> > > Tapi ada juga fatwa out of the box ala ulama mesir untuk menghindari
> dosa
> > > berduaan laki perempuan di kantor, dengan menganjurkan si pria menyusu
> pada
> > > rekan kerjanya.
> > >
> > > ;D
> > >
> > > On Aug 5, 2010 3:02 AM, "Abdul Muiz" <muizof@> wrote:
> > >
> >
>
>  
>



-- 
http://www.genderpedia.org
Proyek Ensiklopedia Gender Online


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke