"Muiz" :
suami mana atau calon suami mana yang merelakan istrinya atau calon istrinya.
-----

Deretan kata ini bisa dianggap biasa. Tapi menurut aku ini mengurangi kebebasan 
perempuan untuk memilih. Memposisikan perempuan "hanya" sebagai "istri" atau 
"calon istri" tidak selalu benar, karena banyak perempuan saat ini yang memilih 
tidak menjadi istri. Artinya bukan memilih jadi suami, melainkan tetap single. 

Konon perempuan yang tetap single lebih bahagia dan awet muda. Bisa jadi 
korelasi dengan fatwa tsb, perempuan single lebih free dan bebas dalam 
menentukan ingin menetek-i siapa yg mereka inginkan tanpa digelayuti beban 
istri atau calon istri.

Bisa jadi Fatwa yang dianggap aneh itu sebenarnya ide genius, bukankah batas 
antara aneh dan genius itu cuma selembar rambut. Kanjeng Nabi Muhammad saja 
ketika pertama kali memaparkan ide kenabiannya dianggap gila atau aneh, 
terutama oleh orang2 yang berpikir linear. Ternyata sejarah membuktikan 
Muhammad SAW bukan gila tapi genius.

Hati-hati dengan hal-hal aneh dan gila karena bisa jadi itu salah satu Tanda 
Kenabian.

Wassalam
./STS


sent by Mobile Devices

Kirim email ke