Seorang kiai dalam salat malamnya bermunajat dan mengadu kepada Tuhan di
keheningan malam:
"Ya  Tuhanku, anakku satu-satunya, laki-laki, semenjak kecil aku didik, aku
sayang, dan aku besarkan.
Tetapi apa daya, dia telah dewasa sekarang, dan tanpa dapat aku cegah,
dia berpindah agama, masuk agama Kristen.
Tuhanku, di manakah keadilan-Mu?"

Sementara sang kiai tersedu-sedu dalam doanya,
tiba-tiba terdengarlah suara:
"Lha Anak-Ku satu-satunya juga Kristen ....."

===
sorry, provokatif ... hehehe



2010/8/6 Abdul Muiz عبد المعز <mui...@yahoo.com>

>
>
> Pak Ma'un ingin menguji calon menantunya bisa ngaji (sekalian ingin tahu
> kebenaran hafalan qur'an) apa enggak dengan menyuruh sebagai imam shalat
> berjamaah saat maghrib tiba dan san calon mertua menjadi makmum berdiri
> persis di belakang sang imam. Sang calon menantu tidak berani menolak maka
> ketika selesai membaca surat al fatihah, sang calon menantu memilih surat al
> Ma'un, ketika menyuarakan ayat terakhir, "..... alladziinahum yura'uuna wa
> yamna'uunal ....... berhenti sejenak terus dilanjutkan "Bapak".
>
> Kalau gusdur bermakmum shalat berjamaah pada pak Amin Ra'is, setelah Pak
> Amin Ra'is menyelesaikan bacaan fatihah ...... waladh dhaalliin, kira-kira
> gusdur mau menjawab "amin" apa enggak ya ??
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
>
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>,
> "H. M. Nur Abdurahman" <mnur.abdurrah...@...> wrote:
> >
> > Tidak semua ulama itu bergelar Kiyai. Ulama baru bergelar Kiyai jika
> mengepalai/mempunyai pondok pesantren. Dalam shalat berjamaah imamnya selalu
> Kiyai yang kepala pondok pesantren bersangkutan. Tetapi ada pengeculian,
> yaitu Kiyai Amin tidak pernah menjadi imam di pondok pesantrennya. Nah
> pernah pondok pesantren Kiyai Amin dikunjungi tamu seorang ulama. Tiba waktu
> shalat berjamaah, Kiyai Amin mempersilakan tamunya untuk jadi imam. Akan
> tetapi sang tamu tidak bersedia, karena yang pantas jadi imam kata sang tamu
> yang ulama, mesti ahlul bait (tuan rumah). Maka terpaksalah Kiyai Amin yang
> jadi imam. Terjadilah hal yang mengkhawatirkan Kiyai Amin. Yaitu tatkala
> selesai membaca Al Fatihah: "wa ladhdhaaaalliiiin", terus para santri
> menyambut: "Kiyaaaai."
> >
> > Wassalam
> > HMNA
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "Abdul Muiz" <mui...@...>
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke