Sebuah keluarga yang bukan extended family terdiri atas:  ayah, ibu, seorang 
anak laki-laki dan seorang anak perempuan, sudah gadis. Dari segi komposisi 
adalah merupakan keluarga ideal menurut program KB. Keempat anggota keluarga 
itu semuanya pekak. Artinya tuli betul, sebenar-benarnya tuli. Suatu hari si 
anak laki-laki sedang menggembalakan kambingnya di pinggir kampung.  Seorang 
asing liwat. Menanyakan arah jalan yang bercabang dua. Si anak menjawab: "Ini 
kambing saya, ini kambing bapak saya. Mengapa engkau mengatakan kambing ini 
milikmu. Awas, tunggu di sini, saya beritahu ibuku di rumah. "Anak itu 
menghalau kambingnya pulang ke rumah. Masih di tangga si anak berteriak: "Ibu, 
di pinggir kampung, di luar sana ada orang yang mengaku-ngaku kambing kita ini 
kambingnya." Dengan suara pasrah si ibu menjawab: "Biarlah nak, kita ini memang 
orang miskin. Tidak usah marah. Biarkanlah dia mencela celana bapakmu yang 
penuh dengan tambalan itu." Sepulangnya suaminya dari kebun, belum sempat 
melangkahkan kaki suaminya masuk rumah, si isteri berucap: "Pak, menurut anak 
kita ada yang mencela celanamu yang penuh tambalan. Saya katakan, sudahlah nak, 
tidak usah masukkan di hati, kita ini memang petani miskin." Si suami menjawab: 
"Haram, kalau saya makan pisang di kebun. Kalau ada yang menyampaikan kepadamu 
saya ini suka makan pisang secara sembunyi-sembunyi di kebun, itu fitnah." Si 
gadis di dapur melirik ke depan pintu tempat kedua orang tuanya berdialog. Dia 
tentu saja hanya mampu melirik, karena tidak sanggup menguping, maklumlah ia 
pekak. Setelah dialog berakhir, si gadis melompat ke dekat pintu dengan 
tersedu-sedu ia berkata: "Biarlah mak, biarlah pak, kalau ada yang meminang, 
jangan ditolak, terima saja." 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke