Wah makin pintar saja pak abdul menghancurkan islam

Yang haram kok dihalalin, pakai logika yang paling aneh bin ajaib

Walau setetes juga tetap haram diminum, jangan main asal comot ayat pak
badul ditafsirkan seenak pak abdul

Kalau makai tafsir ala pak abdul bisa2 umat islam kayak nasrani dan yahudi.
Wih serem

 

  _____  

From: wanita-muslimah@yahoogroups.com
[mailto:wanita-musli...@yahoogroups.com] On Behalf Of abdul
Sent: Sunday, August 08, 2010 9:08 PM
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: [wanita-muslimah] Re: KPPSI vs JIL

 

  

x1123 <x1...@.--------------bismilahirrahmanirrahiim.

Mari kita pelajari ayat ALLAH ini;
"Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia,
tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya
kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan."
Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir,
QS.2:219

Dari ayat diatasitu ALLAH juga menerangkan bahwa ada manfaatnya
minum alkohol itu.......

Jadi tdk absolute haram.Akan haram arak itu kalau di minum terlalu
banyak....akan merusak otak dan kesehatan...

begitu juga makan nasi yg dihalalkan, kalau makan banyak akan merusak
perut dan kesehatan,hukumnya adalah haram----tapi kalau sedikit
nasi itu akan bermanfaat bagi kesehatan.

Jadi ulama2 menjelaskan kpd anak2 jangan minum alkohol itu,
karena anak2 belum tahu cara mengontrol nafsunya..

bagi orang2 yang bisa mengontrl nafsunya, minum alkohol itu
sangat bermanfaat bagi kelancaran darah dan menghangatkan tubuh ,ter
utama orang2 yg tinggal di negeri2 dingin (eropah.)

Sekali lagi, saya jelaskan dari pemahman Islam berpikir maju(Liberal)
dlm menafsirkan peraturan2 ALLAH hendaklah dengan ilmu, lihat kondisinya,
lihat kpd siapa ditujukan dakwah itu,apakah kpd anak2 atau kpd orang
dewasa...

dgn demikian peraturan2 ALLAH itu,tidak kelihatan sombrono, haruslah
professional...indah dan tidak keterlaluan.Outrage dll

salam
SELAMAT MENUNAIKAN PUASA, MOHON MAFAA LAHIR DAN BATHIN






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke