Weleh-weleh pak Abdul Latif :

1) Anda itu berkali-kali menyebut saya dengan kata-kata kasar dan bengis 
seperti "evil" dan kata-kata lain yang tidak patut hanya karena saya 
berseberangan dengan Anda, saya tidak pernah menuntut Anda untuk meminta maaf 
kepada saya. Tetapi percayalah saya memaafkan Anda dan siapapun tanpa Anda atau 
siapapun meminta lho ??

2) Anda nampak sekali tidak mau dan tidak mampu membedakan mana "caci maki", 
sikap kasar, ketus dengan sikap berdiskusi focus to right the track.

3) Jujur saja saya tidak berminat diskusi dengan Anda karena saya 
yakin-seyakinnya amat boros dan tidak ada manfaat sedikitpun berdiskusi dengan 
Anda, tetapi kalau saya rajin menyampaikan pertanyaan itu sebenarnya saya tidak 
membutuhkan jawaban Anda karena Insya Allah saya sudah tahu jawaban yang akan 
Anda suguhkan (saya bukan dukun atau ahli batin lho). Saya rajin bertanya 
karena bagi saya merupakan test adrenalin di bulan puasa ini apakah kesadaran 
jiwa saya masih peka apa enggak.

4) soal maaf, saya dengan tulus meminta maaf kepada siapapun tanpa kecuali, 
namun sikap saya kepada Anda tidak akan pernah berubah, kalau Anda mau 
introspeksi maka sebenarnya sikap saya itu adalah sekedar response dari sebuah 
stimulus dari tulisan Anda sendiri lho ?

Wassalam
Abdul Mu'iz

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "abdul" <latifabdul...@...> wrote:
>
> Abdul Muiz------------------Bismilahirrahmanirrahiim.
> 
> Dalam menyhambut bulan suci,bulan introspeksi,saya akan maaafkan
> sekiranya ada anda berbuat dosa kpd saya, semoga ALLAH mengampuni
> anda.ALLAH Maha pengampun.
> 
> Saya akan jawab pertanyaan2 anda sesuai dgn kepasitas saya dgn baik dan
> santun....kalau sekiranya anda berjanji tidak lagi menggunakan
> kata kata kasar,dan kotor, evil talk kpd saya...agar kita bisa
> sharing ilmu agama Islam dgn baik.Hanya ALLAH satu satunya yang Maha
> tahu siapa diantara kita yang benar...
> 
> Apakah ad niat anda utk berdiskusi dgn saya dgn niat yag baik?
> 
> Kita boleh beradu argument ,kita boleh berbeda pendapat, itu adalah
> sunnah ALLAH....kalau berbeda kita terima dgn lapang dada dan kita serahkan 
> kpd ALLAH.
> 
> Can you do that sdr Ku abdul Muiz?
> Janganlah ikut cara HMNU mengupat dan memaki maki saya,itu adalah
> mulut evil....bukan mulut orang2 muslim yg Murni.Seperti contoh ini;
> 
> Kata2 dibawah ini tdk akan bisa hilang di catatan Malaikat
> samapai hari kimat....kalau tidak mintak maaf...
> =======================================
> Anda itu setiap mengawali perbuatan itu dengan kalimat mulia, basmalah
> tetapi output Anda kok ya sampah ?? jangan mempermainkan bismillah dong !! 
> biar gak sampah beri alternatif solusi ! :(
> ========================================
> 
> Selamat berpuasa semoga ALLAH memberikan kita kekuatan
> dan kemenangan, Amien
> 
> salam
> 
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> >
> > kalau ukuran islam murni adalah hanya merujuk wahyu Allah menolak hadits 
> > budaya Arab, coba jawab ini :
> > 
> > 1) Apa Anda sudah menemukan hadits yang bukan budaya arab ?? Apa Anda punya 
> > hadits USA, Inggris dan Indonesia ??
> > 2) metoda apa yang Anda tawarkan untuk merujuk pada hadits yang bukan 
> > budaya arab ??
> > 3) Pada saat Umat islam berkuasa di Spanyol dan Portugis dengan sebutan 
> > Andalusia dengan pusat pemerintah keamiran dan kekhalifahan di Cordova (756 
> > - 1031 M) Ilmu pengetahuan dan peradaban maju berkembang pesat pada masa 
> > itu USA, Inggris, Jerman, Perancis belum ada, warganya dan penduduk dunia 
> > lain masih hidup di alam kegelapan (the dark of middle age). Apa Anda 
> > menutup mata atau tidak tahu ? Apa Anda tidak mengenal ilmuwan muslim 
> > perintis pada periode ini ?
> > 4) Apa Anda menutup mata pasca runtuhnya Romawi dan Persia sebagai 
> > superpower digantikan oleh kekhalifahan Umayyah di Damaskus, dilanjutkan 
> > Kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad, hingga Kekhalifahan Utsmaniyah di 
> > Istambul apa Anda delete dari memory sejarah dunia ??
> > 
> > Ayo jawab ini dulu, jangan melantur ke mana-mana ya ??
> > 
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz

Kirim email ke