Abdul Muiz-----------------Bismilahirrahmanirrahiim
RESPOND SAYA UTK MENGOREKSINYA.

1 .Pepatah mengatakan kalau gurunya kencing dijalan,anak2 didik
nya kencing berlari....
Kalau ulama2 FPI cs suka berkelahi, menindas, maka anak2 didik
juga akan mengikutinya...

Makanya jauhi perbuatan2 kekerasan,berkata kata buruk dan kotor
kpd orang lain....agar anak2 tidak mencontohnya..

Begitu juga anda abdul Muiz,kalau anda berkata kata kotor.
anak2 anda akan lebih kotor lagi...
Makanya ALLAH melarang berkata kata buruk dan kotor...

2. Jangan salahkan anak2 tawuran, karena ulama2 dan usztad2
melakukan yang sama.Seperti grombolah Fpi menteror muslim
ahmadiyah di Kuningan dan di Jakarta,anak2 muda melihat di
TV semua perbuatan2 kekerasan itu.


3. Anak2 tidak mengerti maksud tujuan  shalat tarawih dan puasa
mereka semua ikut2an saja.

Yang salah adalah ulama2.Usztad2 dan guru2 agama, karena cara
mengajarkan anak2 seperti menjarkan burung beooo berkata kata
mereka tidak mengerti apa yang diucapkan oleh mulutnya itu
dlm melakukan shalat.

Jadi ajarkanlah anak2 sampai mereka mengerti bacaan shalat
tidakcukup bhs arab saja...mesti mengerti bahasa Indoneasianya
barulah shalat itu akan membawa manfaat.

4.shalat tarawih itu  tidak akan membawa manfaat kpd masarakat
karena tidak diperintah oleh ALLAH dan Rasul..kenapa dikerjakan.

Ini juga kesalahan2 Ulama2 kita yang kurang ilmu atau ikut2an
ulama2 Arab.

salam




--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com,  <mui...@...> wrote:
>Abdul Muiz
> Katanya shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar, lha kok usai shalat 
> tarawih terlibat tawuran massal ? penyebabnya sepele saling ejek, lihat 
> tautan ini : 
> http://id.news.yahoo.com/lptn/20100814/tid-usai-tarawih-warga-sukmajaya-tawuran-e390447.html
> 
> Selamat menikmati sahur, semoga sukses dan bahagia selalu.
> 
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>


Kirim email ke