Ikhwanul Muslimin Mesir Luncurkan Situs Jejaring Sosial Ala Facebook
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/ikhwanul-muslimin-mesir-luncurkan-situ
s-jejaring-sosial.htm
Kamis, 26/08/2010 12:35 WIB | email | print | share
Muslim yang gemar berinteraksi lewat dunia maya memiliki alternatif jejaring
sosial selain Facebook atau Twitter yang sedang menjadi tren saat ini.
Jejaring sosial itu dibuat oleh organisasi musllim yang berbasis di Mesir,
Ikhawnul Muslimin dengan tujuan untuk mengembangkan dakwah Islam yang
moderat dan mempromosikan apa dan siapa gerakan Ikhawanul Muslimin
sesungguhnya.

Situs jejaring sosial yang dirancang oleh para aktivis Ikhwanul Muslimin di
kantor pusat mereka di Kairo, baru akan diluncurkan bulan depan dengan
alamat Ikhwanbook.com. Saat ini, situs tersebut masih dalam tahap uji coba,
tapi saat ini sudah ada 5.000 orang yang membuka akun di jejaring sosial
ini.

"Situs ini terbuka untuk siapa saja, tapi tidak untuk kelompok-kelompok yang
ingin memanfaatkan situs ini untuk hal-hal yang 'tidak pantas'," kata Ketua
Politbiro Ikhwanul Muslimin, Mohammed Mursi.

"Setiap orang boleh memanfaatkan perkembangan teknologi. Kami memanfaatkan
internet untuk memudahkan komunikasi di antara masyarakat dan menjelaskan
siapa kami dan apa yang kami inginkan," sambung Mursi.

Ikhwanul Muslimin sebenarnya sudah memiliki sejumlah situs antara lain situs
yang dibuat mirip situs YouTube dan Wikipedia. Tapi situs-situs dianggap
kurang "greget" karena peminatnya terbatas.

"Ikhwabook tidak seperti Facebook yang memberikan Anda banyak fitur untuk
mengekspos diri," kata Abdelmoneim Mahmud, seorang wartawan yang juga
pendukung Ikhwanul Muslimin.

Ikhwanul Muslim adalah sebuah ormas gerakan Islam di Mesir yang kini menjadi
kelompok oposisi yang paling disegani oleh pemerintahan Presiden Husni
Mubarak. Organisasi ini berdiri pada tahun 1928 dan meski sekarang menjadi
partai yang dilarang oleh pemerintahan Mubarak, Ikhwanul Muslimin. memiliki
lima perwakilan di parlemen Mesir.

Ikhwanul Muslimin memperjuangkan bentuk negara Islam di Mesir dengan
cara-cara damai. Karena perjuangan dan pengaruhnya di tengah masyarakat
Mesir, pemerintahan Mubarak sering melakukan penangkapan terhadap anggota
Ikhwanul Muslimin. (ln/mol)



.

 
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=1050889/grpspId=1705076179/msgId
=99943/stime=1282837340/nc1=1/nc2=2/nc3=3> 





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke