Makanya mas Istiaji jangan mendahulukan ritualitas daripada esensi hablun minan 
naas. Salam damai.

--- Pada Sab, 28/8/10, istiaji sutopo <issut...@yahoo.com> menulis:

Dari: istiaji sutopo <issut...@yahoo.com>
Judul: Re: [wanita-muslimah] Gus Dur dan Kontroversi "Asslamu'alaikum" 
(Kesaksian Ahmad Tohari)
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Cc: "ujung blangutama" <ujungblangut...@gmail.com>
Tanggal: Sabtu, 28 Agustus, 2010, 2:16 PM







 



  


    
      
      
      Assalaamu'alaikum adalah perintah Tuhan dalam mengucap salam - yang 
bermakna ada RAHMAT ALLAH disitu ... sedangkan yang baru bisa ucapkan selamat 
pagi atau karena belum tahu ucapan assalaamu 'alaikum, ya tidak salah, 
karenanya kita harus luruskan mereka dengan kebenaran Ilahi - Bukankah Allah 
SWT. yang menciptakan manusia dan alam semesta ini dan Allah SWT. lah yang 
pa;ing tahu harus bagaimana cara hidup kita ini ..yaitu dengan pengetahu dan 
pengamalan Al Qur'an dan As Sunnah.



Itulah sebabnya ulama2 dulu sangat rajin berkelana seperti para Habib2 
keturunan Rasulullah saw. dan Para Sahabat ( Hb. Mansyur ..Habib2 Wali Sanga, 
Al Waqqas  dll ) untuk membangunkan masyarakat dunia dari tidur - termasuk para 
petani.



Kalau ucapan salam cara2 masyarakat itu sekedar salam basa-basi persahabatan, 
tidak ada maknanya sama sekali dalam amalan agama karena sekedar sopan santun 
duniawi - tidak ada artinya di akhirat kelak dalam alam yang kekal nanti.



Jadi Gus Dur itu hendak mengutamakan pendekatan dunia dalam bermasyarakat ... 
didamaikan dulu orang2nya ..terus baru diajari beragama .. seperti halnya para 
Wali Sanga itu ..tapi apa daya wafat telah menyapanya ...innaa lillaahi wa 
imnna ilaihi raaji'uun ..



--- On Sat, 28/8/10, MGR <indun...@yahoo.com> wrote:



From: MGR <indun...@yahoo.com>

Subject: [wanita-muslimah] Gus Dur dan Kontroversi "Asslamu'alaikum" (Kesaksian 
Ahmad Tohari)

To: "kmnu2000" <kmnu2...@yahoogroups.com>

Date: Saturday, 28 August, 2010, 11:53 AM



 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke