Puluhan ribu orang mengikuti pawai yang dipimpin oleh seorang pembawa acara 
berhaluan konservatif di tugu peringatan Lincoln, Washington, Sabtu (28/8).

Pemimpin pawai adalah Glenn Beck yang pernah menyebut Presiden Barack Obama 
sebagai sosok rasis yang membenci kulit putih.

Pawai ini dinilai kontroversial karena diadakan di tempat yang digunakan oleh 
Martin Luther King dalam menyampaikan pidatonya yang terkenal "I Have A Dream" 
tentang hak-hak sipil tepat 47 tahun lalu.
Pesan bertentangan

Beck, pembawa acara Fox News, menegaskan pemilihan waktu ini hanyalah kebetulan 
saja namun menambahkan bahwa pawai ini merupakan upaya merebut kembali gerakan 
hak-hak sipil dari kiri.

Ini adalah penghinaan atas prinsip gerakan hak-hak sipil

John Lewis

Ketika berpidato di depan massa Beck mengatakan Amerika Serikat terlalu lama 
"mengembara dalam kegelapan."

"Amerika sekarang mulai berpaling kembali ke Tuhan," katanya.

Mantan calon wakil presiden Amerika Sarah Palin juga menyampaikan pidato dalam 
pawai.

Pada saat bersamaan diadakan pawai tandingan di tempat yang sama oleh pemimpin 
hak-hak sipil Al Sharpton.

Sejumlah pemimpin hak-hak sipil mengatakan pesan yang disampaikan Beck 
bertentangan dengan pesan Dr Martin Luther King.

"Ini adalah penghinaan atas prinsip gerakan hak-hak sipil," kata John Lewis, 
anggota Kongres dari Georgia.

Glenn Beck adalah sosok berpengaruh dalam gerakan antikemapanan, Tea Party.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/08/100828_usrally.shtml

Kirim email ke