Yudi Yuliyadi--------------Bismilahirrahmanirrahiim.

AHMADIYAH ITU 100% ISLAM TIDAK PERLU DIRAGUKAN LAGI.
SIAPA2 YANG MENGKAFIRKAN AHMADIYAH ,SESUNGGUHNYA DIALAH YANG KAFIR.

Kalau ALLAH mengizinkan manusia untuk menetukan keyakinan
siapa yang benar dan sesat....maka kacaulah masarakat Islam ini.

Kalau anda mengatakan ahmadiyah sesat...maka ahmadiyah atau orang lain menuduh 
anda yang sesat....

Kalau ulama2 Wahabi menuduh muslim Syiah sesat,maka muslim syiah
menuduh Wahabi sesat....begitu seterusnya....

ALLAH menjelaskan kalau terjadi perpecahan dlm Islam dan ada yg mengaku nabi 
atau ajaran Baru.itu bukan TUGAS kamu Muhammad, tapi tugas AKU....

==========================
 [QS 68:7]  Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang 
sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang 
mendapat petunjuk.

(ulama2 tidak berhak mengaharamkan keyakinan orang lain walaupun berbeda dgn 
mereka.)

.Sesungguhnya orang orang yang memecah belah agamanya dan mereka terpecah 
menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadapat 
mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanya lah terserah kepada Allah, kemudian
Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.QS.6:159.

============================

Dari 2 ayat ALLAH diatas itu sudah dapat menjadi pegangan kita
bahwa hanya ALLAH yang berhak menentukan siapa2 yang sesat dan benar
ALLAH adalah hakim agung.

salam

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "" <y...@...> wrote:
>
> Ringkasan kesesatan Ahmadiyah
>  
> 
> Dari hasil penelitian LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam)
> ditemukan butir-butir kesesatan dan penyimpangan Ahmadiyah ditinjau dari
> ajaran Islam yang sebenarnya. Butir-butir kesesatan dan penyimpangan itu
> bisa diringkas sebagai berikut:
> 
> 1.   Ahmadiyah Qadyan berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India itu
> adalah nabi dan rasul. Siapa saja yang tidak mempercayainya adalah kafir dan
> murtad. 
> 
> 2.  Ahmadiyah Qadyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci
> "Tadzkirah".
> 
> 3.  Kitab suci "Tadzkirah"adalah kumpulan "wahyu" yang diturunkan "Tuhan"
> kepada "Nabi Mirza Ghulam Ahmad" yang kesuciannya sama dengan Kitab Suci
> Al-Qur'an dan kitab-kitab suci yang lain seperti; Taurat, Zabur dan Injil,
> karena sama-sama wahyu dari Tuhan.
> 
> 4.   Orang Ahmadiyah mempunyai tempat suci sendiri untuk melakukan ibadah
> haji yaitu Rabwah dan Qadyan di India. Mereka mengatakan: "Alangkah
> celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam Haji
> Akbar ke Qadyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadyan adalah haji yang kering
> lagi kasar". Dan selama hidupnya "Nabi" Mirza Ghulam Ahmad tidak pernah
> pergi haji ke Makkah.
> 
> 5.  Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun sendiri.
> Nama-nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4. Syahadah 5.
> Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa  8. Zuhur  9. Tabuk 10. Ikha' 11. Nubuwah  12.
> Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat dengan
> HS. Dan tahun Ahmadiyah saat penelitian ini dibuat 1994M/ 1414H adalah tahun
> 1373 HS. Kewajiban menggunakan tanggal, bulan, dan tahun Ahmadiyah
> tersendiri tersebut di atas adalah perintah khalifah Ahmadiyah yang kedua
> yaitu: Basyiruddin Mahmud Ahmad.
> 
> 6.  Berdasarkan firman "Tuhan" yang diterima oleh "Nabi" dan "Rasul"
> Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci "Tadzkirah" yang berbunyi:
> 
> Artinya: "Dialah Tuhan yang mengutus Rasulnya "Mirza Ghulam Ahmad" dengan
> membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas segala
> agama-agama semuanya. (kitab suci Tadzkirah hal. 621). 
> 
> Menunjukkan BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN
> SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA
> TERMASUK AGAMA ISLAM.
> 
> 7.  Secara ringkas, Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci
> sendiri, tanggal, bulan  dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta
> khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke 4 yang bermarkas di London
> Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmadiyah di seluruh dunia
> wajib tunduk dan taat tanpa reserve kepada perintah dia. Orang di luar
> Ahmadiyah adalah kafir, sedang wanita Ahmadiyah haram dikawini laki-laki di
> luar Ahmadiyah. Orang yang tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami
> kehancuran.
> 
> 8.  Berdasarkan "ayat-ayat" kitab suci Ahmadiyah "Tadzkirah". Bahwa tugas
> dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul yang dijelaskan oleh
> kitab suci umat Islam Al Qur'an, dibatalkan dan diganti oleh "nabi" orang
> Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad.
> 
> Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan bunyi kitab suci Ahmadiyah
> "Tadzkirah" yang dikutip di bawah ini:
> 
> 
> 8.1. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> 
> Artinya: "Sesungguhnya kami telah menurunkan kitab suci "Tadzkirah" ini
> dekat dengan Qadian-India. Dan dengan kebenaran kami menurunkannya dan
> dengan kebenaran dia turun". (Kitab Suci Tadzkirah hal.637).
> 
> 
> 8.2. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah"ki: 
> 
> 
> Artinya: "Katakanlah -wahai Mirza Ghulan Ahmad- "Jika kamu benar-benar
> mencintai Allah, maka ikutilah aku". (Kitab Suci Tadzkirah hal.630)
> 
> 8.3. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Dan kami tidak mengutus engkau -wahai Mirza Ghulam Ahmad- kecuali
> untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam". (Kitab Suci Tadzkirah hal.634)
> 
> 8.4. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad" - Se sungguhnya aku ini manusia
> biasa seperti kamu, hanya diberi wahyu kepadaKu". (Kitab Suci Tadzkirah
> hal.633).
> 
> 8.5. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Sesungghnya kami telah memberikan kepadamu "wahai Mirza Ghulam
> Ahmad" kebaikan yang banyak." (Kitab Suci Tadzkirah hal.652)
> 
> 8.6. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Sesungguhnya kami telah menjadikan engkau -wahai Mirza Ghulam
> ahmad- imam bagi seluruh manusia". (Kitab Suci Tadzkirah hal.630 )
> 
> 8.7. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah" :
> 
> Artinya: Oh, Pemimpin sempurna, engkau -wahai Mirza Ghulam Ahmad- seorang
> dari rasul-rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha Kuasa,
> Yang Rahim".
> <mk:@MSITStore:D:\yudi\Buku\Chm%20dll\bukuhartono.chm::/Tasawuf_Pemurtadan/1
> 4%20Ahmadiyah%20Sesat%20Menyesatkan%20Malah%20Disambut.htm#_ftn1#_ftn1> [1]
> 
> 8.8. Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur'an yang dibajaknya.
> Ayat-ayat kitab suci Ahmadiyah "Tadzkirah" yang dikutip di atas, adalah
> penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Ummat Islam, Al-Qur'an. Sedang
> Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada ummatnya (orang Ahmadiyah), bahwa ayat-ayat
> tersebut adalah wahyu yang dia terima dari "Tuhannya" di India
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke