Makanya ane juga pernah saranken kepada Ahmadiers untuk menampilkan Tadzkirah 
(entah sbg kitab suci or kitab kuning or kumpulan wahyunya MGA) di webnya 
Ahmadiyah. Biar semua orang bisa dan boleh membaca. Biar gak eksklusip, gituuuu.

wassalam,

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Lestyaningsih, Tri Budi (Ning)" 
<ning...@...> wrote:
>
>  
> 
> Mas Yudi,
> 
> Di milist ini, kalau saya tidak salah ingat, pernah ada yang melakukan
> checking terhadap salah satu tetangganya yang (mengaku) ahmadiyah.
> Ternyata kitab suci mereka pun AlQur'an dan bukan Tadzkirah. 
> 
>  
> 
> Apakah pernah ada pernyataan resmi dari Ahmadiyah bahwa kitab suci
> mereka adalah Tadzkirah ? (sorry, belum nyari juga sih...). Bila memang
> benar mereka punya kitab suci sendiri, yang bukan Al Qur'an, apalagi
> bila benar bahwa isi tadzkirah seperti di email di bawah itu
> (bertentangan dengan AlQur'an), maka berarti Ahmadiyah adalah agama lain
> (bukan Islam).
> 
>  
> 
> Salah satu anggota milist di sini adalah (saya duga) tokoh Ahmadiyah,
> Bpk Suryawan. Beliau berulangkali mengatakan bahwa fakta sesat yang ada
> sekarang dibuat berdasarkan fitnah dan bualan. Bila memang demikian,
> seharusnya memang ada klarifikasi dari kedua belah pihak.
> 
>  
> 
> BTW saat ini memang banyak orang tua yang cemas/resah dengan keberadaan
> aliran2 yang aneh2. Untuk kepentingan umum, memang sebaiknya ada
> perlindungan bagi masyarakat dari rasa cemas/resah tersebut, sehingga
> hal-hal seperti ini harus ditertibkan. Dan tentunya setelah melakukan
> penelitian yang teliti dan akurat, bukan berdasarkan fitnah dan bualan.
> 
>  
> 
> Wallahua'lam bishowab.
> 
> Wassalaam,
> 
> -Ning
> 
>  
> 
> From: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> [mailto:wanita-musli...@yahoogroups.com] On Behalf Of Yudi Yuliyadi
> Sent: Tuesday, August 31, 2010 9:16 AM
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: [wanita-muslimah] Ringkasan kesesatan Ahmadiyah
> 
>  
> 
>   
> 
> Ringkasan kesesatan Ahmadiyah
> 
> 
> Dari hasil penelitian LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam)
> ditemukan butir-butir kesesatan dan penyimpangan Ahmadiyah ditinjau dari
> ajaran Islam yang sebenarnya. Butir-butir kesesatan dan penyimpangan itu
> bisa diringkas sebagai berikut:
> 
> 1. Ahmadiyah Qadyan berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India itu
> adalah nabi dan rasul. Siapa saja yang tidak mempercayainya adalah kafir
> dan
> murtad. 
> 
> 2. Ahmadiyah Qadyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci
> "Tadzkirah".
> 
> 3. Kitab suci "Tadzkirah"adalah kumpulan "wahyu" yang diturunkan "Tuhan"
> kepada "Nabi Mirza Ghulam Ahmad" yang kesuciannya sama dengan Kitab Suci
> Al-Qur'an dan kitab-kitab suci yang lain seperti; Taurat, Zabur dan
> Injil,
> karena sama-sama wahyu dari Tuhan.
> 
> 4. Orang Ahmadiyah mempunyai tempat suci sendiri untuk melakukan ibadah
> haji yaitu Rabwah dan Qadyan di India. Mereka mengatakan: "Alangkah
> celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam Haji
> Akbar ke Qadyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadyan adalah haji yang
> kering
> lagi kasar". Dan selama hidupnya "Nabi" Mirza Ghulam Ahmad tidak pernah
> pergi haji ke Makkah.
> 
> 5. Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun
> sendiri.
> Nama-nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4.
> Syahadah 5.
> Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha' 11. Nubuwah 12.
> Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat
> dengan
> HS. Dan tahun Ahmadiyah saat penelitian ini dibuat 1994M/ 1414H adalah
> tahun
> 1373 HS. Kewajiban menggunakan tanggal, bulan, dan tahun Ahmadiyah
> tersendiri tersebut di atas adalah perintah khalifah Ahmadiyah yang
> kedua
> yaitu: Basyiruddin Mahmud Ahmad.
> 
> 6. Berdasarkan firman "Tuhan" yang diterima oleh "Nabi" dan "Rasul"
> Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci "Tadzkirah" yang berbunyi:
> 
> Artinya: "Dialah Tuhan yang mengutus Rasulnya "Mirza Ghulam Ahmad"
> dengan
> membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas
> segala
> agama-agama semuanya. (kitab suci Tadzkirah hal. 621). 
> 
> Menunjukkan BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI
> MERUPAKAN
> SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA
> TERMASUK AGAMA ISLAM.
> 
> 7. Secara ringkas, Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab
> suci
> sendiri, tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri
> serta
> khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke 4 yang bermarkas di
> London
> Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmadiyah di seluruh dunia
> wajib tunduk dan taat tanpa reserve kepada perintah dia. Orang di luar
> Ahmadiyah adalah kafir, sedang wanita Ahmadiyah haram dikawini laki-laki
> di
> luar Ahmadiyah. Orang yang tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami
> kehancuran.
> 
> 8. Berdasarkan "ayat-ayat" kitab suci Ahmadiyah "Tadzkirah". Bahwa tugas
> dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul yang dijelaskan oleh
> kitab suci umat Islam Al Qur'an, dibatalkan dan diganti oleh "nabi"
> orang
> Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad.
> 
> Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan bunyi kitab suci Ahmadiyah
> "Tadzkirah" yang dikutip di bawah ini:
> 
> 8.1. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Sesungguhnya kami telah menurunkan kitab suci "Tadzkirah" ini
> dekat dengan Qadian-India. Dan dengan kebenaran kami menurunkannya dan
> dengan kebenaran dia turun". (Kitab Suci Tadzkirah hal.637).
> 
> 8.2. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah"ki: 
> 
> Artinya: "Katakanlah -wahai Mirza Ghulan Ahmad- "Jika kamu benar-benar
> mencintai Allah, maka ikutilah aku". (Kitab Suci Tadzkirah hal.630)
> 
> 8.3. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Dan kami tidak mengutus engkau -wahai Mirza Ghulam Ahmad-
> kecuali
> untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam". (Kitab Suci Tadzkirah hal.634)
> 
> 8.4. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad" - Se sungguhnya aku ini
> manusia
> biasa seperti kamu, hanya diberi wahyu kepadaKu". (Kitab Suci Tadzkirah
> hal.633).
> 
> 8.5. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Sesungghnya kami telah memberikan kepadamu "wahai Mirza Ghulam
> Ahmad" kebaikan yang banyak." (Kitab Suci Tadzkirah hal.652)
> 
> 8.6. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah":
> 
> Artinya: "Sesungguhnya kami telah menjadikan engkau -wahai Mirza Ghulam
> ahmad- imam bagi seluruh manusia". (Kitab Suci Tadzkirah hal.630 )
> 
> 8.7. Firman "Tuhan" dalam Kitab Suci "Tadzkirah" :
> 
> Artinya: Oh, Pemimpin sempurna, engkau -wahai Mirza Ghulam Ahmad-
> seorang
> dari rasul-rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha
> Kuasa,
> Yang Rahim".
> <mk:@MSITStore:D:\yudi\Buku\Chm%20dll\bukuhartono.chm::/Tasawuf_Pemurtad
> an/1
> 4%20Ahmadiyah%20Sesat%20Menyesatkan%20Malah%20Disambut.htm#_ftn1#_ftn1>
> [1]
> 
> 8.8. Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur'an yang
> dibajaknya.
> Ayat-ayat kitab suci Ahmadiyah "Tadzkirah" yang dikutip di atas, adalah
> penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Ummat Islam, Al-Qur'an.
> Sedang
> Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada ummatnya (orang Ahmadiyah), bahwa
> ayat-ayat
> tersebut adalah wahyu yang dia terima dari "Tuhannya" di India
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke