Nation atau bukan, konsep state adalah serupa.. state adalah governing body 
yang mengatur komunitas yang hidup dalam wilayah kewenangannya. Apapun bentuk 
negara fungsi state adalah serupa.

Yang menjadi issue adalah, state yang so called ideologinya berdasarkan ajaran 
Agama Islam dan menjalankan peran governingnya tidak sesuai dengan peran yang 
ada ketika nabi mendirikan state  atau ketika kekhalifahan menjalankan  fungsi 
state pada jamannya. Tapi state seperti Saudi mengklaim bahwa mereka 
menjalankan peran negaranya sesuai ajaran nabi. 

Dan ngobrol-ngobrol bentuk kekhalifahan sebagai bentuk state sebenarnya bentuk 
negara yang sangat primitif. Yang dianut oleh bangsa Yahudi ribuan tahun 
sebelum Islam lahir, yang dianut oleh bangsa Mesir kuno, yang dibentuk oleh 
kaisar Constantine ketika menyatukan Kristen kedalam bentuk gereja katolik roma.

Apakah kita mau kembali kebentuk State yang sangat primitif tersebut yang masih 
mengacu pada konsep tribalisme daripada citizenship?

:D


On Sep 3, 2010, at 3:23 AM, Abdul Muiz wrote:

> zaman nabi hingga runtuhnya kekhalifahan turqi utsmani belum dikenal nation 
> state. Sementara pasca runtuhnya kekhalifahan turqi utsmani, umat islam 
> terpecah-pecah dikuasai kolonialis non muslim dan karena hidup dalam 
> penjajahan itu bertentangan dengan fitrah manusia/bangsa, maka timbullah 
> perlawanan secara lokal hingga memperoleh kemerdekaan maka baru dikenal 
> nation state hingga sekarang.
>  
> Qur'an cuma memberikan guidance membentuk komunitas muslim yang "baldatun 
> tayyibatun wa rabbun ghafur" dengan prinsip "rahmatan lil 'alamiin" soal 
> caranya terserah umat islam. Kekhalifahan itu adalah salah satu contoh model 
> sesuai tuntutan zaman saat belum dikenal konsep nation state. Nah ketika di 
> era nation state "sekelompok umat islam tertentu" bersikeras mengusung konsep 
> "khilafah" bahkan diberhalakan menjadi tujuan hidup. Konsekuensinya adalah 
> akan berbenturan dengan konsep nation state yang ada yakni tempat di mana 
> umat islam tinggal. Khusus di indonesia misalnya jelas-jelas NKRI telah 
> menetapkan dasar negara yang digali dari sumber internal yang kemudian 
> menjadi konsensus nasional, maka apabila diganti dengan konsep khalifah maka 
> berarti akan membubarkan NKRI alias berbuat makar. Padahal apa hakekat tujuan 
> hidup seorang/umat islam ??
>  
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
> 
> --- Pada Jum, 3/9/10, Lestyaningsih, Tri Budi (Ning) <ning...@chevron.com> 
> menulis:
> 
> Dari: Lestyaningsih, Tri Budi (Ning) <ning...@chevron.com>
> Judul: RE: [wanita-muslimah] SEKULERISME
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Tanggal: Jumat, 3 September, 2010, 7:47 AM
> 
>   
> 
> Mungkin pernyataan awal saya ke mas Sunny yang salah. 
> 
> Sekarang kan kalau kita bilang "negara" ya maksudnya negara seperti yang
> ada sekarang ini (nation-state). Seharusnya, kalau yang meniru nabi itu
> adalah Khilafah 'ala minhajunnubuwah, jadi kekhilafahan seperti jaman
> Rasul. Tadinya saya memang menganggap khilafah adalah salah satu bentuk
> negara, tapi yang bukan nation-state seperti sekarang ini.. jadi memang
> rancu.
> 
> Maksud saya sebenarnya adalah menjelaskan bahwa di bawah naungan
> (negara) khilafah yang berdasarkan syariat Islam, orang berbeda agama
> dibolehkan. Gitu... 
> 
> Arab-saudi memang negara tapi bukan khilafah. Makanya pastinya beda.
> Sekarang kan kekhilafahan seperti jaman Rasul itu tidak ada. Tapi Rasul
> mengatakan bahwa itu akan berdiri lagi.. pasti.. insya Allah.
> 
> Wassalaam,
> 
> -Ning
> 
> From: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> [mailto:wanita-musli...@yahoogroups.com] On Behalf Of donnie ahmad
> Sent: Thursday, September 02, 2010 8:27 PM
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] SEKULERISME
> 
> Lha itu justru masalahnya. Kita hidup di dunia nyata. Tidak hidup dalam
> dunia kalau.
> Dan dalam dunia nyata, mereka yang bilang sebagai negara Islam, yang
> merasa
> paling benar [penafsiran] agamanya. Yang mersa mendapatkan kewenangan
> menjaga Baitullah. Tidak menunjukkan apa yang disebutkan sebagai 'kalau
> negara Islam' oleh mb Ning. Dan mereka juga merasa bahwa itu adalah
> perintah
> Nabi.
> 
> ;D
> 
> On Sep 2, 2010 2:15 PM, "Geri Sugiran Abdul Sukur" <abah.or...@gmail.com
> <mailto:abah.oryza%40gmail.com> >
> wrote:
> 
> Pada 2 September 2010 19.10, donnie damana
> <donnie.dam...@gmail.com <mailto:donnie.damana%40gmail.com>
> <donnie.damana%40gmail.com>
> >menulis:
> 
> > Maksudnya?
> > bisa dielaborasi lebih lanjut?
> > Saya lagi menanggapi posting mbak Ning tentang neg...
> saya pribadi tidak tahu kondisi di arab saudi seperti apa, namun melihat
> sekilas dari media media sih saat ini arab saudi masih kerajaan islam
> yang
> lebih ke berdasarkan kekerabatan, syariah islam lebih ke fisik saja.
> 
> saya belum melihat islam yang rahmatan lil alamin dan seperti contoh
> nabi
> jaman di madinah dengan piagam madinah nya di ARAB SAUDI.
> 
> cmiiw
> 
> > On Sep 2, 2010, at 1:47 PM, Geri Sugiran Abdul Sukur wrote:
> >
> > > karena sekarang masih negara t...
> > ------------------------------------
> 
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, k...
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
> 
> >
> >
> >
> >
> 
> -- 
> Best Regard
> 
> Kang Gery | Pengelana Blog
> 
> ID Ym : wiji_tukul | Phone : +6281282750057 |...
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelism...@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    wanita-muslimah-dig...@yahoogroups.com 
    wanita-muslimah-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    wanita-muslimah-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke