Pelajar Sibuk dengan Pantun "On-line" 

UPAYA mengenalkan pelajar pada internet memang masih mendapat tantangan 
dari banyak pihak karena mengkhawatirkan anak sekolah dan remaja akan 
mengakses berbagai situs porno yang tidak pantas. Namun, demikianlah 
dilematika internet, yang pada satu sisi teknologi memberi hal yang positif 
untuk mengakses banyaknya informasi ilmu pengetahuan, di sisi lain internet 
memberikan sisi negatif karena di sana banyak hal yang tidak pantas dilihat 
seorang anak yang belum dewasa.

PENGENALAN pada internet sambil santai, tetapi berhadiah, dilakukan oleh PT 
Telkom. Coba saja tengok di situs: www.isekolah.org/pantun_daftar.php3 yang 
isinya padat dengan hal-hal positif. Lewat situs ini Telkom menggelar 
kegiatan lomba penulisan puisi, lomba karya tulis, dan terakhir lomba 
penulisan pantun Ramadhan.

Tiga kegiatan ini mendapat respons yang positif dari anak sekolah dan 
remaja, selain juga dengan lomba karya tulis. Lomba-lomba tadi memberi 
rangsangan kepada pelajar dan mahasiswa atau remaja untuk berupaya 
menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk tulisan.

Melalui internet, mengikuti kegiatan ini menjadi lebih gampang karena di 
sana banyak informasi yang bisa diakses, kemudian naskah pun dapat dikirim 
dengan mudah. Demikian juga pengumumannya dapat diakses dan dibaca dengan 
gampang pula.

Pada liburan Ramadhan 1425 Hijriah kali ini, satu kegiatan lomba penulisan 
dalam bentuk pantun digelar Telkom di Sumatera. Banyak pelajar diharapkan 
meramaikan lomba penulisan pantun ini karena penulisan pantun tidaklah 
sesulit penulisan puisi atau karya tulis. Lomba ini diperkirakan akan 
diikuti ribuan pelajar dan remaja di Sumatera. Apalagi Sumatera merupakan 
kawasan yang memiliki akar sejarah Melayu yang sangat dekat dengan pantun.

Kepala Divisi Regional I Sumatera I Nyoman G Wiryanata berharap lomba 
penulisan pantun Ramadhan 1425 H ini dapat menjadi media kreatif bagi 
pelajar untuk mengisi waktu liburan sekolah.

Penulisan pantun on-line berlangsung sejak 5 Oktober sampai 20 November 
2004, dan pengumumannya akan dilakukan pada 30 November 2004. Lomba diikuti 
dua kategori, yakni pelajar SMP/SMA sederajat serta mahasiswa/remaja. Untuk 
mengikuti lomba ini, peserta harus berstatus pelajar dan mahasiswa aktif 
untuk tahun ajaran 2004/2005.

Peserta yang dibolehkan ikut serta haruslah warga negara Indonesia, 
berdomisili di wilayah Divisi Regional I Sumatera, peserta bersifat 
perorangan bukan kelompok, dan pendaftaran hanya dilakukan secara on-line 
melalui situs resmi di www.isekolah.org/pantun_daftar.php3. Sementara karya 
pantun dapat dikirim dengan menggunakan akses Telkomnet Instan, Telkom DSL, 
Telkomnet Astinet, dan Telkomnet Flexi.

Naskah pantun yang dikirimkan masing-masing peserta tidak boleh lebih dari 
tiga pantun, serta tidak mengandung unsur sara dan pornografi. Karya harus 
ciptaan sendiri (orisinal) dan belum pernah dipublikasikan di media mana 
pun.

Untuk lomba pantun ini, Telkom menyediakan hadiah berupa uang tunai antara 
Rp 500.000 hingga Rp 300.000 dan masing-masing mendapat seperangkat pesawat 
telepon SMS, untuk kategori pelajar dan mahasiswa.

Salah seorang dewan juri lomba penulisan pantun, Yulhasni, menjelaskan, 
untuk lomba ini panitia memberikan syarat-syarat antara lain pantun harus 
bertemakan Ramadhan, bersajak AB-AB, terdiri dari empat baris sebait, satu 
bait terdiri dari sampiran dan isi. Selain itu, dua baris pertama adalah 
sampiran dan dua baris berikutnya adalah isi (baris 1-2 sampiran, baris 3-4 
isi), sampiran harus menggambarkan isi dan satu baris terdiri dari empat 
kata. Sementara syarat khusus ialah sampiran harus memiliki makna kedekatan 
dengan isi.

Internet Masuk Sekolah

Perhatian yang diberikan Telkom pada proses belajar melalui internet 
dikembangkan lewat program IG2S (Internet Goes to School-Internet Masuk 
Sekolah). Untuk program ini, Telkom memberikan edukasi kepada siswa dan 
guru di samping dukungan supervisi lainnya.

Direktur Bisnis dan Jasa Telkom Suryatin Setiawan ketika berkunjung ke SMP 
Negeri 18 Medan mengatakan bangga melihat ada sebuah SMP di Medan yang 
telah memiliki laboratorium internet lewat program IG2S yang baik. Program 
IG2S akan terus dikembangkan untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia 
yang siap bersaing dengan bangsa lainnnya di dunia. Suryatin melihat dari 
dekat proses pembelajaran internet di sekolah itu.

Komitmen Telkom untuk ikut mencerdaskan kehidupan melalui program IG2S 
sudah ada sejak lama dan dulu dikenal melalui program Sekolah on- line. 
Selain IG2S, Telkom juga terlibat dalam program One School One Lab (OSOL), 
yakni di Batam (Riau Kepulauan) dan Tanah Datar (Sumatera Barat). Program 
OSOL adalah program kerja sama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri 
Komunikasi dan Informasi, serta pemerintah kabupaten/kota di daerah.

Belum lama ini program IG2S dilakukan di 12 kota di Sumatera, mulai dari 
Banda Aceh, Medan, Pematang Siantar, Padang, Pekan Baru, Batam, Jambi, 
Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, sampai Bandar Lampung. Tiap sekolah 
menyertakan sebanyak 22 orang ( 20 siswa dan 2 guru). Pelatihan IG2S yang 
berkelanjutan di banyak lokasi melibatkan 310 sekolah di Sumatera, dengan 
peserta 825 guru dan 12.762 siswa.

Nyoman menjelaskan, melalui pengembangan laboratorium komputer di sekolah, 
Telkom juga memberikan kemudahan kepada pelajar dalam mengakses internet. 
Khusus untuk pengaksesan layanan TelkomNet Instan (Teni), Telkom memberikan 
diskon khusus untuk sekolah sebesar 15 persen dari tarif Rp 165 per menit. 
Bila sekolah menggunakan paket langganan, Telkom memberikan tarif Rp 
150.000 untuk kuota 2.000 pulsa. Bila penggunaannya lebih dari 2.000 pulsa, 
Telkom memberikan lagi diskon sebesar 25 persen dari kelebihan pulsa.

Layanan internet di Sumatera, dikatakan Nyoman, sudah semakin luas. Ada 29 
titik pelayanan internet di Sumatera, yakni di Banda Aceh, Lhok Seumawe, 
Langsa, Medan, Kabanjahe, Kisaran, Pematang Siantar, Rantauprapat, Sibolga, 
Bukittinggi, Padang, Solok, Pekanbaru, Duri, Rengat, Batam, Tanjung Balai 
Karimun, Tanjung Pinang, Baturaja, Bengkulu, Jambi, Lahat, Palembang, 
Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Kota Bumi, dan Metro. Ke-29 lokasi itu 
mempunyai cakupan pelayanan yang luas dan mencapai 347 lokasi. (*/HW)

-- 
www.warnet2000.net is a directory for internet cafe user.



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke