BRTI minta pendapat vendor soal kode akses SLJJ

JAKARTA (Bisnis): Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia 
akan meminta pendapat akhir dari para vendor 
telekomunikasi guna memastikan besarnya biaya 
restrukturisasi sentral telepon yang diperlukan dalam 
rangka perubahan kode akses sambungan langsung jarak jauh 
(SLJJ).

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) 
Suryadi Aziz merupakan langkah terakhir dalam 
menyelesaikan polemik perubahan kode akses yang mendapat 
tentangan dari Telkom paska diubahnya kebijakan bisnis 
teleokomunikasi dari manopoli menjadi duapoli.

"Kami akan panggil beberapa vendor yang biasa melakukan 
perubahan sentral telepon. Kami juga hendak memastikan 
kebenaran kalim Telkom apakah benar memerlukan biaya 
hingga Rp3 triliun," ungkap dia kepada Bisnis kemarin.

Menurut dia, keputusan melibatkan vendor telah diambil 
dalam rapat BRTI Selasa pekan ini. "Setelah tahu berapa 
besar biaya yang diperlukan maka kami akan mengadakan 
tender terbuka untuk menunjuk vendor yang berkompeten. 
Sebab saya dengar biaya yang diperlukan jauh lebih kecil 
dari yang diklaim Telkom."

Telkom meminta supaya pelaksanaan duopoli SLJJ yang 
dijadwalkan dimulai April 2005 diundur minimal lima tahun. 
Alasannya, biaya implementasi perubahan prefix SLJJ dari 
satu menjadi tiga digit butuh biaya Rp3,4 triliun. Di 
Bandung, Direktur Telkom Suryatin bahkan menuntut adanya 
kejelasan siapa yang akan membiayai perubahan itu karena 
jika dibebankan kepada Telkom tidak mungkin.

Sementara Direktur PT Indosat Tbk Wahyu Wijayadi 
mengatakan kalaupun pemerintah perlu menunda perubahan 
kode akses SLJJ maka regulasi yang telah dibuat harus 
dilihat lagi. Menurut dia, konsistensi aturan harus ada 
sebab pada saat yang sama Telkom telah memulai layanan 
Sambungan Langsung Internasional (SLI). Pada saat yang 
sama, tambah Wahyu, Indosat belum bisa berbuat apa-apa 
karena masalah kode akses dan interkoneksi yang belum juga 
selesai.

Suryadi menambahkan kepastian menyangkut kode akses ini 
sangat diperlukan karena regulator sudah terlanjur 
memberlakukan sistem duopoli tahun ini. "Itu membuat 
Telkom punya hak dalam menyelenggarakan bisnis SLI. 
Sementara Indosat belum bisa memakai haknya dalam 
menyelenggarakan SLJJ."

Dia juga mengaku mendengar dari salah satu vendor bahwa 
biaya penggantian sentral untuk perubahan kode akses hanya 
dibawah Rp25 miliar. "Makanya Telkom juga harus memerinci 
dana tersebut digunakan untuk apa saja." (htr)
  
---
www.warnet2000.net is up and running!
=============================================
Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
Berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
=============================================


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke