Telkom gunakan jaringan berbasis data & nirkabel
JAKARTA (Bisnis): PT Telkom mulai 2005 akan melakukan transformasi
infrastruktur menuju jaringan berbasis data dan nirkabel, atau next
generation network mendukung pencapaian target 32 juta basis pelanggan
tahun depan. Dirut PT Telkom Kristiono mengatakan transformasi
infrastruktur menuju next generation network itu adalah salah satu bagian
dari program strategis tahun depan untuk mendukung obsesi perseroan ke
depan.
"Transformasi infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan
obsesi tersebut. Telkom saat ini merupakan operator yang memberikan layanan
nirkabel baik GSM melalui Telkomsel maupun CDMA," katanya belum lama ini.
Selain menjadi integrated operator dan berorientasi pelanggan, tambahnya,
ke depan posisi Telkom juga diarahkan untuk menjadi penyedia solusi sampai
di kawasan regional yang profitable dan bernilai tinggi. Terkait target
2005, Kristiono menyebutkan Telkom memproyeksikan kapasitas penjualan akan
bertambah minimal 400.000 satuan sambungan telepon (SST) untuk telepon
tetap, Flexi (minimal 1,5 juta), serta seluler melalui Telkomsel sebanyak 6
juta.
Dengan demikian, BUMN itu menargetkan bisa meraih 11 juta pelanggan selama
2005. Sedangkan anak perusahaannya, operator seluler Telkomsel sebanyak 21
juta pelanggan sehingga total basis pelanggan Grup Telkom bisa menembus
angka 32 juta pada akhir tahun depan.
Sebagai gambaran dia memaparkan sampai akhir tahun ini kapasitas penjualan
telepon tetap diproyeksikan mencapai 400.000 SST, Flexi (1,2 juta), serta
seluler (6 juta) sehingga total pelanggan Telkom Group mencapai sekitar
25,2 juta.
Selain menargetkan pertumbuhan pelanggan untuk telepon tetap dan seluler,
selama 2005 Telkom juga akan meningkatkan pangsa pasar layanan komunikasi
internasional Telkom International Call (TIC 007) menjadi 50%.
"Untuk mengenjot pendapatan ini, perseroan akan memanfaatkan dana belanja
modal perusahaan secara konsolidasi sebanyak Rp14 triliun. Sekitar 50%
untuk Telkom dan sisanya untuk Telkomsel," kata Kristiono.
Menyinggung arah pengembangan jaringan ke depan, dia mengatakan Telkom akan
lebih banyak membangung jaringan nirkabel sementara untuk jaringan kabel
yang ada akan dioptimalkan untuk layanan broadband. Kristiono memaparkan
strategi ini akan diwujudkan dengan memperluas jangkauan layanan broadband
berbasis teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line) dengan merek
dagang Speedy yang saat ini baru beroperasi di Jakarta dan Surabaya.
"Tahun depan akses broadband ini akan diperluas sehingga menjangkau
sedikitnya 20 kota besar di Indonesia dan diproyeksikan akan mencapai
150.000 SSL (satuan sambungan layanan)," ujarnya.
Terkait dengan rencana pengembangan jaringan Telkom, BUMN itu juga
diketahui akan mengoperasikan jaringan metropolitan area network (MAN) di
wilayah Divre II Jakarta mulai awal 2005. Jaringan MAN yang investasinya
berasal dari internal perusahaan itu diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan
akses Internet berkecepatan tinggi hingga 500.000 satuan sambungan layanan
(SSL).
Untuk menyediakan layanan akses Internet berkecepatan tinggi itu Telkom
akan meng-upgrade sistem primitif yang mencakup sentral dan jaringan kabel
dengan proyek multiservice optical access network. Meski demikian untuk
pembangunan infrastruktur MAN itu nilai investasinya belum dapat diketahui
secara pasti karena hitungannya bukan per-SSL melainkan dibuat semacam
kluster. (adn/jha)
--
Warnet2000 menyediakan pasang banner dengan bonus. Banner anda
akan kami pasangkan selama satu bulan gratis. Siapkan image
banner berikut link anda dan kirim ke [EMAIL PROTECTED]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/IHFolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Visit our website at http://www.warnet2000.net
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/