BRTI akan evaluasi izin 3G Cyber dan NTS JAKARTA (Bisnis): Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menegaskan akan terus evaluasi izin penyelenggaraan layanan telekomunikasi generasi ketiga (3G) PT Cyber Access Communication dan PT Natrindo Telepon Selular (NTS). Anggota BRTI Koesmarihati menandaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap kemajuan dari operator yang telah memperoleh izin penyelenggaraan 3G itu karena sangat terkait dengan teledensitas di Indonesia.
"Kami akan terus evaluasi [Cyber Access dan NTS] dan akan dilihat kemajuannya lagi," katanya seusai menghadiri pembukaan Siemens Communications Solutions Day kemarin. Dia menuturkan jika frekuensi yang telah diberikan kepada kedua operator itu tidak dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya maka tidak menutup kemungkinan akan dialihkan kepada operator lain yang sudah siap dan bisa memberikan keyakinan akan berkembang dengan cepat. Pemerintah sebelumnya telah memberikan lisensi penyelenggaraan 3G kepada PT Cyber Access Communication melalui proses tender yang dituangkan dalam keputusan pemerintah melalui Keputusan Dirjen No. 253/ Dirjen/ 2003 tertanggal 8 Oktober 2003. Pada September 2004, pemerintah kembali mengeluarkan lisensi 3G yang baru kepada PT Natrindo Telepon Selular melalui penunjukan pada pita frekuensi 1900 MHz. Operator itu sebelumnya menyelenggarakan layanan GSM 1800 melalui Lippo Telecom. Cyber Access menyatakan komitmennya pada tahun pertama beroperasi dengan 939 BTS (base transciever station) yang mencakup wilayah layanan di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Setelah tahun ketiga beroperasi atau September 2006, mereka menyatakan komitmennya bahwa daerah layanannya secara nasional sudah mencapai 10%. Pada perkembangan terakhir Cyber Access meminta mempercepat pembangunan jaringan yakni pada tahun ini tapi dievaluasi pada 2007. Permintaan itu telah dikabulkan BRTI dengan pertimbangan data internasional yang menyebutkan pasar seluler tinggal 2% atau dapat diasumsikan sudah jenuh. Sementara NTS telah menyatakan kesiapannya untuk mulai membangun jaringan 3G pada 2005 dan beroperasi pada 2006. Pemerintah mengisyaratkan tidak akan mengeluarkan lagi lisensi penyelenggaraan 3G kepada operator baru tapi semua sisa frekuensi nantinya akan diberikan kepada operator lama. Dirjen Postel Djamhari Sirat mengatakan saat ini masih dalam proses penataan frekuensi sehingga belum dapat diketahui berapa sisa frekuensi 3G yang dapat diberikan kepada operator lama. "Ditata dulu saja dan itu [proses penataan] masih memerlukan pertemuan-pertemuan antar operator. Belum diketahui berapa sisanya tapi memang hanya untuk operator lama dan mudah-mudahan semuanya kebagian." Meski tidak menyebutkan kapan pemerintah akan mengumumkan lisensi 3G yang baru itu, Dirjen Postel menandaskan tidak mungkin direalisasikan tahun ini dan paling cepat awal tahun depan. (jha) --- www.warnet2000.net is up and running! ======================================================================================== Manfaatkan layanan TelkomNet @ Premium melalui kartu prabayar I-VAS untuk meningkatkan kecepatan browing anda hingga 10x lipat. Informasi lebih lanjut www.plasa.com atau call 147. ======================================================================================== ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IHFolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
