Proyek USO dari dana operator 2006

JAKARTA (Bisnis): Pembangunan fasilitas telekomunikasi pedesaan
melalui program USO (universal service obligation) menggunakan
sumber pembiayaan dari kontribusi 0,75% pendapatan operator
diperkirakan baru dapat terealisasi paling cepat pada 2006.

Susilo Hartono, Direktur Bina Telekomunikasi dan Informatika
Depkominfo, mengatakan dengan belum dikeluarkannya PP tentang USO
yang mengatur kewajiban operator untuk menyetor 0,75% dari
pendapatan kotor, maka pembangunan fisik akan sulit dilanjutkan.

Demikian pula jika PP itu dikeluarkan tahun ini, menurut dia, tetap
saja tidak memungkinkan digunakan langsung untuk proyek 2005 karena
alokasi anggaran operator telah ditetapkan sejak awal.

"Sebetulnya sejak awal operator sudah siap menyetor 0,75% dari
pendapatannya, tapi PP-nya belum ada. Kalau PP-nya dikeluarkan
sekarang kemungkinan operator baru akan mengalokasikan dana USO itu
untuk tahun depan," ujarnya kepada Bisnis kemarin.

Dengan kondisi tersebut, tuturnya, kelanjutan program USO tahun ini
hanya bergantung pada alokasi anggaran dari APBN yang diperkirakan
nilainya lebih kecil dari realisasi sebelumnya sebesar Rp45 miliar.

Untuk mengoptimalkan program tersebut di tengah minimnya sumber
pendanaan, dia mengatakan pemerintah akan memfokuskan dana yang ada
untuk keperluan operasional dan pemeliharaan dari fasilitas telepon
yang sudah ada. Program USO dimulai pada 2003 dengan total
pembangunan sebanyak 3.010 satuan sambungan telepon (SST) mencakup
wilayah Sumatera (1.009 SST), Kalimantan (573 SST), KTI (1.388 SST),
dan Jawa-Banten (40 SST).

Teknologi yang digunakan pada proyek USO 2003 hanya dua jenis yakni
PSF sebanyak 2.975 SST dan 35 SST lainnya menggunakan teknologi VSAT
(very small apperture terminal) dengan investasi Rp45 miliar dari
APBN. Pada 2004 teknologi untuk pembangunan fastel USO diperluas,
selain PFS dan VSAT juga teknologi radio, seluler, dan IP based
dengan total kapasitas 2.620 SST. (jha

-- 
If you need an office in Surabaya you don't have to invest
on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings.
Visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email
mailto:[EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs.


Visit our website at http://www.warnet2000.net 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke