ADOC Siap Bantu Kurangi Kesenjangan Taipei, Kompas - Asia-Pasific Digital Opportunity Center, lembaga yang didirikan Pemerintah Taiwan, menyatakan mendukung pengurangan kesenjangan digital di negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC). Negara yang hadir dalam ADOC Week antara lain Indonesia, Vietnam, Filipina, Peru, dan Papua Niugini.
Komitmen itu diutarakan Sekretaris Asia-Pasific Digital Opportunity Center (ADOC) Paul C Huang pada hari terakhir ADOC Week, Jumat (5/8). Strategi ADOC untuk mengurangi kesenjangan digital adalah dengan membangun pusat digital di beberapa daerah tertinggal, pelatihan, dan bimbingan kepada pengusaha kecil untuk menjual produk melalui internet. Tahun ini, menurut Huang, ADOC telah membangun tiga mitra lokal, Digital Opportunity Center and Telecenter di Peru, Filipina, dan Vietnam. Keberadaan pusat digital itu memberikan manfaat bagi ketiga negara dalam memajukan penggunaan digital. Pada tahun ini, ADOC juga menyelenggarakan program pelatihan selama tujuh minggu di Taiwan bagi programmer. Pelatihan tersebut juga diikuti oleh wakil dari Indonesia. Sebelumnya, Director Government Information Office Department of International Information Service David Lee mengutarakan, Pemerintah Taiwan telah menyiapkan dana sekitar 150 juta dollar AS per tahun. Dana itu dialokasikan untuk membantu negara lain dalam pengembangan informasi dan telematika. Namun, bantuan berupa bimbingan dan program latihan. Menurut David, Pemerintah Taiwan telah berhasil mengembangkan industri informasi dan telematika sehingga saatnya membantu negara lain. Komitmen itu diwujudkan dalam inisiatif mendirikan ADOC. Sudah siap Vice President Federasi Teknologi Informasi Indonesia Gunawan mengatakan, posisi Indonesia masih teratas dalam implementasi digital. Bahkan saat ini potensi sumber daya sudah siap untuk mengurangi kesenjangan digital yang ada. Kita sebenarnya menunggu isyarat pemerintah memulai era digital yang lebih maju. Selama tidak ada yang memimpin gerakan ke arah itu, kita akan tetap seperti sekarang, ujar Gunawan. Ia mengingatkan, jika Indonesia tidak segera mengurangi kesenjangan digital yang ada, maka bisa tertinggal dengan Vietnam. Oleh karena itu, dirinya berharap pemerintah segera menetapkan komitmennya membentuk lembaga independen untuk membangun era digital di Indonesia. (BOY) --- If you need an office in Surabaya you don't have to invest on furnitures, ac etc. Use our 'virtual' office offerings, visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or email [EMAIL PROTECTED] for enquiry that suit your needs. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hgpjher/M=362335.6886445.7839731.1510227/D=groups/S=1705005512:TM/Y=YAHOO/EXP=1123847638/A=2894361/R=0/SIG=13jmebhbo/*http://www.networkforgood.org/topics/education/digitaldivide/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/">In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide!</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
