Kementerian Postel Sulit Atur Validitas Prabayar 

Bandung, Kompas - Belum adanya nomor identifikasi tunggal (single
identification number) bagi penduduk Indonesia membuat Kementerian Pos
dan Telekomunikasi hingga kini masih kesulitan mengatur validitas
pemilik kartu telepon seluler prabayar. Akibatnya, beberapa kejahatan,
termasuk teror bom, yang menggunakan kartu prabayar yang marak
akhir-akhir ini pelakunya masih sulit dilacak. 

Demikian dikatakan Deputi Kementerian Pos dan Telekomunikasi Basuki
Jusuf Iskandar, Rabu (28/3), dalam "Warkshop Telekomunikasi dalam
Manajemen Bencana" yang dihadiri perwakilan 22 negara di Menara R&D
Center, Bandung, Jawa Barat. 

Selain teror bom, sejumlah kejahatan menggunakan sarana kartu prabayar
yang sering terjadi antara lain penipuan berkedok undian berhadiah.
Calon korban biasanya adalah mereka yang pernah mengirim formulir undian
suatu produk yang kemudian dikirimi pemberitahuan sebagai pemenang.
Untuk mengambil hadiah, mereka diminta mengirim sejumlah uang. 

Calon korban lain yang juga banyak terjadi adalah para pemilik telepon
seluler yang diberi tahu bahwa mereka mendapat bonus atau hadiah. Untuk
mengatasi kesulitan itu, pemerintah sudah bekerja sama dengan semua
operator seluler agar melakukan validasi dan registrasi. Namun, hasilnya
belum optimal. 

Upaya lain yang dilakukan adalah dengan membuat call center, untuk
menampung pengaduan masyarakat mengenai gangguan yang menggunakan
telepon. Melalui cara itu, Kementerian Postel bisa meminta operator
menutup nomor yang diadukan sebagai pengganggu. 

"Tapi, ini tidak bisa sendirian. Harus ada sistem yang berjalan bersama
guna melindungi pelanggan. Berdasarkan laporan masyarakat, pernah
terjadi ada nomor yang digunakan untuk modus penipuan. Setelah kami
ketahui nomornya, akhirnya bisa dimatikan," katanya. (CHE) 

-- 
Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, 
juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa 
dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages



If you like this list, the moderator will be thankful
if you would transfer some amounts to BCA account no.
064 100 2762.  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke