Operator Perang Tarif Jaring Pelanggan Baru YOGYAKARTA, KOMPAS - Tingginya kebutuhan komunikasi langsung lewat telepon seluler mendorong operator-operator seluler berlomba menyediakan layanan tarif bicara yang murah dan hemat. Layanan tersebut diharapkan bisa menambah jumlah pelanggan sekaligus meningkatkan penghasilan operator seluler.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, beberapa operator seluler meluncurkan produk yang ditujukan pada segmen pasar yang banyak menggunakan pulsa untuk menelepon. Mulai 1 April lalu PT Excelcomindo Pratama mengeluarkan kartu Bebas Emas, produk terbaru mereka. Di akhir Maret Indosat mendahului meluncurkan program Mentari Pulsa Lokal Luar Biasa Hemat. Keduanya membidik layanan tarif telepon yang relatif murah bagi para pelanggan. Perkembangan kebutuhan pelanggan pun mau tidak mau memengaruhi jenis layanan yang diberikan. "Dari tren komunikasi yang ada saat ini, segmen pelanggan cenderung terpisah menjadi dua, yaitu segmen heavy voice dan segmen heavy short message service voice," kata Vice President Central Region XL Joedi Wisoeda, pada jumpa pers Bebas Emas, Senin (2/4) siang. Saat ini meningkatnya jumlah pelanggan heavy voice yang lebih banyak menggunakan jasa telepon daripada SMS membuat operator-operator seluler menyediakan berbagai layanan tarif hemat untuk menarik lebih banyak pelanggan. Program Bebas Emas dengan tarif telepon Rp 10 per detik pada nomor tujuan sesama XL, misalnya, juga diluncurkan untuk mendongkrak jumlah pelanggan secara nasional yang mencapai sekitar 9,5 juta orang pada 2006 lalu. "Diharapkan, melalui program ini target pelanggan sebanyak 15 juta orang tahun 2007 dapat terpenuhi," ungkap Joedi. Secara khusus, jumlah pelanggan di areal DIY yang mencapai 550.000 tahun lalu pun diharapkan dapat bertambah. Pasar potensial Segmen heavy voice sendiri merupakan pasar yang potensial karena penghematan tarif telepon banyak dicari para pekerja dan kalangan menengah ke atas. Tarif telepon murah diperkirakan juga akan menarik perhatian pasar anak sekolah, mahasiswa, dan para pekerja baru yang umumnya lebih banyak menggunakan layanan SMS. Selain perang tarif, operator seluler juga berlomba meningkatkan kualitas jaringan untuk memperebutkan sekitar 10 juta pelanggan potensial di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Hal ini antara lain tampak dari pembangunan sejumlah base transceiver station (BTS) baru oleh sebagian besar operator seluler. (AB3) -- Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages If you like this list, the moderator will be thankful if you would transfer some amounts to BCA account no. 064 100 2762. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
