BRTI Larang SMS Tarif Nol JAKARTA - Maraknya promosi layanan pesan singkat atau Short Message Service (SMS) gratis dinilai memicu persaingan tak sehat antaroperator telekomunikasi. Karena itu, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) secara resmi melarang berlakunya SMS tarif nol mulai kemarin (31/12).
"BRTI sudah mengirimkan surat kepada para operator seluler terkait kompetisi tarif SMS, agar mulai 31 Desember 2008 menghentikan layanan SMS tarif nol," tegas Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika, Basuki Yusuf Iskandar kemarin. Pihaknya berharap, dengan keluarnya larangan tersebut, pelaku industri telekomunikasi dan masyarakat makin menyadari kalau kebijakan pemerintah ini bertujuan agar jaringan telekomunikasi nasional tidak terganggu. Dia memaparkan, bahwa tarif promosi SMS gratis ke semua operator bisa berpotensi menyebabkan terjadinya spam (sampah). Akibatnya, jaringan telekomunikasi operator lain bisa terganggu. Jika kondisi itu dibiarkan, pihaknya khawatir bisa terjadi pengiriman SMS secara berlebihan ke operator lain sehingga berpengaruh pada traffic. "Model promosi seperti itu harus segera dihentikan agar tidak ada jaringan operator lain yang terganggu," lanjutnya. Basuki mengatakan, rata-rata yang membuat program SMS gratis adalah operator kelas menengah yang ingin merebut pangsa pasar. Menurutnya, tindakan itu cenderung tidak etis dari segi apapun. "Pola tarif gratis seperti sekarang ini memiliki kecenderungan mengganggu jaringan operator lain, karena tindakan itu sama saja berpesta di halaman orang lain," lanjutnya. Mengenai aturan SMS kampanye, Dirjen Postel ini mengatakan bahwa BRTI difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam waktu dekat akan menemui partai politik (parpol) untuk melakukan sosialisasi SMS Kampanye. "Inti dari pertemuan tersebut, akan meminta agar SMS kampanye tersebut bisa di unreg. Jadi partai politik yang bekerjasama dengan content provider dan operator seluler harus mau memberikan kesempatan itu bagi masyarakat yang menolak," cetusnya. (wir/bas) -- If you need an office in Surabaya, you can use our virtual office facilities. Visit http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or mailto:[email protected] for enquiry that suit your needs. ------------------------------------ [Warnet2000] is a moderated list. Ads will only avail in signature forms or footnotes. Contact the moderator if you want to put your ad for a small amount donated to BCA account no 064 100 2762 in IDR. Your ads will appear as footnotes.Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
