> Rasanya kalau sudah rusak ya mesti di-format ulang, termasuk fdisk
(partisi
> baru).
>
Kalau cuma rusak partisi saja, bisa di FDISK, yang terbaik memang
cara manual (pakai disk editor), sebab enggak resiko terupdate-nya
area FAT dan direktori.
Kecuali kalau menyerang FAT wah.... mending di format saja deh... :)
> Cara manual (mungkin) maksudnya memakai disk editor. Tetapi apakah tidak
> buang waktu banyak?
>
enggak kalau sudah tahu ukuran tiap partisi, tapi daripada diserahkan
otomatis ke
disk repair (NDD dsj).
> Kecuali memang sudah tahu persis apa yang harus dilakukan dan ada data
yang
> sangat-sangat-sangat penting sekali sehingga harus dilakukan itu.
>
Itu point-nya, kalau enggak berarti harus di coba tiap kemungkianan nilai
dengan
parameter utama kapasitas harddisk yang dipartisi.
> ... cut ...
> 7. Lebih lanjut bisa dibuat removable hard disk dan diciptakan drive E.
> Lakukan backup seluruh isi drive D ke E.
> 8. Remove drive E dan simpan di tempat aman setiap kali selesai melakukan
> backup.
>
Tambahan 1 partisi lagi kalau mau, untuk ditempatkan swap file dari Windows
Selain meningkatkan performa (hehehe... walaupun 5 % saja).
Sampai di sini saja yach... nanti nglantur enggak ngomongin Web authoring
bisa-bisa di peringatkan lho.... :) hehehe.... Upil akui milis ini ketat
banget....
Layanan Pertukaran Banner - http://www.indobanner.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com