From: ToekangWeb <[EMAIL PROTECTED]>

> 1. KEMUDAHAN UTK DIPELAJARI : Seberapa cepat seorang
> 2. EFFISIENSI PENGGUNAAN : Sekali seorang user
> 3. MEMORABILITY : Jika seorang user telah menggunakan
> 4. FREKUENSI KESALAHAN dan SEVERITY : Seberapa sering
> 5. KEPUASAN SUBYEKTIF : Seberapa senang user
> Jakob Nielsen kebanyakan MASUK AKAL dan BENAR ,
> walaupun AGAK2 KONTROVERSIAL.

Wuah BUANYAK ya! :D
Saya terus terang aja nggak bisa memenuhi semuanya, atau nggak bisa "ideal"
di keseluruhan kriteria itu. Karena memang kalau diikutin semuanya, termasuk
tanpa image, download secepet-cepetnya, emm gimana yah disainnya menurut
saya --> subjective --> jadi kurang baik visualnya

Tapi gini juga, saya ngelihat lama-lama disain terbagi dua dan lama-lama
juga jurangnya makin lebar, ada orang-orang yang makin --> pshyco = super
berani, cuek aja = 100% cuek dengan gitu-gitu, ada juga orang yang sangat
perduli akan yang dibilangin tadi.

Saya lihat sih dua-dua aliran itu bener, mereka tergantung target, si
visitor dan si yang punya websitenya.

> KENAPA DI SITE USE IT TIDAK DIGUNAKAN IMAGE.
> C. GRAPHIC DESIGN
> D. CONTENT
> E. COMPATIBILITY ISSUE
> F. LOAD TIME

Ini orang si Jacob, who is that guy anyway?
Saya sendiri sih menganggap siapa orang ini? Siapa dia sehingga musti
diikutin? kan ya nggak harus gitu loh?

Maksud saya ini udah seperti aliran gitu loh, nggak ada yang bisa dibilang
100% bener dan nggak ada juga yang bisa dibilang 100% salah? Saya sih usul,
kalo bisa, kalo ada coba cari literature yang bilang nggak salah, misal:
pake gambar gede-gede --> asal o.k dan memberikan informasi, kalo non sense
graphics memang saya juga nggak terlalu demen.

Mungkin sih bahan tulisannya lebih dikit, karena si designer nggak bisa
nulis! :D mungkin musti ubek-ubek message board, interview sama designer,
jadi nantinya content anda juga makin kaya.

Mengenai content, o.k content....
Saya menganggap content itu bukan tanggung jawab sebagian besar orang-orang
yang berkecimpung disini, programmers-designers, dll. Itu tanggung jawabnya
si yang punya website, ato si klien. Misal kita mo' buat website tentang
"accu mobil", content kan bukan dari kita? Paling kita bisa kasih saran
tempatinnya gini-gini, dikit-dikit aja, pake bullet-pake bold-italic. Tapi
si contentnya sendiri, lho? itu tanggung jawabnya s peneliti accu, marketing
accu, humas dll, nggak terlalu masuk dengan  websitenya sendiri....

Cuman, kalau spesifik misalnya kita berdiri sebagai yang punya site, ya
memang kita bisa di "perkarain"...

Saranto




-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke