At 11:16 PM 11/23/99 +0700, you wrote:
>...
>gini
>kan yang paling penting isinya (yang dibutuhkan orang). Gimana hubungan
>antara kasus saya ini (mungkin juga yang lainnya) dengan statement di
>atas,
>karena mau nggak mau kita harus nurut 'want' pengunjung, bukan hanya
>sekedar
>memenuhi 'need' saja.
Saya memiliki pendapat bahwa Kebutuhan (Need) dan Keinginan (Want), memang
sulit untuk dipisahkan. Saya merasa bahwa kata-kata berikan apa yang mereka
butuhkan dan bukan apa yang mereka inginkan "Tidak dapat kita lakukan di
Indonesia".
Pengalaman saya sebagai Designer (Web/bangunan) jarang menemukan seorang
klien yang dengan sepenuh hati mengatakan "Saya percaya kemampuan anda
seratus persen, mohon rancangkan sebuah web yang sesuai dengan kebutuhan
saya". Percaya atau Tidak? - mungkin kita perlu survey? Bahkan di kalangan
orang-orang yang memiliki pendidikan tinggi sekalipun.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Menurut saya:
1. Budaya Indonesia yang mendewakan orang yang lebih tua, lebih tinggi
pangkatnya, dan lebih berkuasa (...?) - maaf, seperti pola pemerintahan lama.
2. Indonesia belum terlalu menghargai profesionalisme sebuah pekerjaan.
3. Kita sendiri sebagai designer, Beranikah anda mengatakan tidak bila
client menginginkan sesuatu yang kita tahu itu salah? (saya rasa tidak,
uang masih memegang peranan dalam hidup dari pada profesionalisme :) -
Bener nggak ya?
Gimana pendapat yang lain?
btw, T.A. Coen punya pikiran lain?
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]