-----Original Message-----
From: ToekangWeb <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 26 Nopember 1999 17:40
Subject: [webauthor] What's Wrong with Using Frontpage ?
>Dear miliser WA,
>Saya heran kok banyak yang suka ngetawain
>mereka yang pake Frontpage ...
Saya dulu page Frontpage, tapi sekarang Dreamweaver. Saya akui
saya belajar HTML dari FrontPage, tapi masalahnya adalah si
Mikocok FrontPage suka bikin sesuatu yang nggak standar,
misalnya FrontPage Server Extension, dulu saya fikir HTML itu
enak bener, udah dibikinin table-of-content, hit-counter,
guest-book, strukturnya bisa di click-and-drag, ada templatenya,
dan _segudang_ fasilitas yang memudahkan kita, tapi ternyata
setelah diupload, tidak semua server bisa menerima hal itu.
Belum lagi ditambah security-flaw FPSE, masalah
password-storing. Memang aneh, justru karena ditambah fasilitas
yang heboh, tapi mengurangi keamanan disisi lainnya.
>What's Wrong with Using Frontpage ?
>atau Dreamweaver ato TOOLs TOOLs yang laen
>Kalo itu sama 2 bajakan .
Nggak ada salahnya dg. FrontPage, hanya saja memang 'rasanya'
lucu pake FrontPage kalo kita udah tau PageMill, Dreamweaver,
dll. Sama saja kalo kita masih page ImageComposer, padahal udah
ngerti Photoshop.
>IMHO , Kalo gue musti 'nyolong' ( bajak software )
>gue rather 'nyolong' dari Microsoft ($$$)
>daripada dari 'Macromedia' yang gue kagumi
>inovasinya , komitmentnya.
Wah, anda jangan jadi fanatik hanya karena dia produk Mikocok,
spt kata anda dibawah, yang penting bagaimana product
software-nya dari Software-Developer tsb. dari pada melihat
Developernya, perlu anda ingat bahwa _tidak_ semua produk
Mikocok bagus untuk professional.
IMHO, Mikocok terlalu bussiness-oriented dalam menjalankan
usahanya, memang anda bisa saja mengagumi 'inovasi' mikocok,
tapi anda lupa, bahwa anda tinggal di Indonesia yang
bajak-membajak menjadi hal yang biasa, coba anda tinggal di
amrik, anda harus membayar mahal untuk inovasi Mikocok, untuk
kelas Operating System M$-Window saja baru beberapa tahun ini
sudah ada Win95, Win98, Win98SE dan sebentar lagi Win2000.
Dan... tentu saja perubahan OS ini disetai dengan perubahan
produk M$ lainnya, termasuk FrontPage.
>Dan ada yang lebih penting , semua itu hanyalah TOOLS
>yang penting PRODUCT akhirnya
Anda tepat jika anda berbicara di depan client anda, yang
notabene pengennya webnya 'jadi', mau dibikin pake apa webnya
terserah anda yang penting client bisa lihat hasilnya/PRODUCT
akhirnya. Tapi jika anda disini, mungkin kurang tepat, karena
di-forum milis ini semua yang tertarik pada _PROSES_ pembikinan.
>bahkan satu2nya (yg saya tau)
>website pilihan 'Critique of the week'nya
>builder.com , yang pernah mendapatkan
>nilai 5 ( maks ) dari semua kriteria penilaian,
>dibuat dengan Frontpage .tentunya ditambah
>KEMAMPUAN sang web designer.
><kutip>
>Checking under the hood, I am pleased to say I found
>extremely clean, intelligent code. I have to admit it comes as
>a surprise that the HTML coder uses FrontPage, but
>obviously he doesn't rely on the program to get the job done
>properly. The code is well organized, with each page
>appropriately meta tagged, every visual image containing an
><ALT> attribute, and both text and graphic navigation
>options making the site accessible to text browsers, too.
><kutip>
Memang diakui, dg. FrontPage anak SMP-pun sudah bisa bikin web,
jadi nggak ada salahnya kalo FrontPage dapet penghargaan, karena
kemudahannya.
>Jadi sebelum anda KETAWAIN mereka yg pake FRONTPAGE
>atau TOOLS yang laen , tetapi masih mau berusaha memperbaiki
>KEMAMPUAN
>DESIGNnya.
Menurut saya, KEMAMPUAN kita jadi tersamar dg. kemampuan
FRONTPAGE, so, kalo web nya udah jadi dg. FRONTPAGE, itu adalah
DESIGN FRONTPAGE.
>KETAWAIN dulu mereka yang pake tools2 (bajakan ) apa saja
>tapi nggak bisa bikin PRODUK WEBSITE yang BAEK !
>dan mau DIBAYAR MAHAL ...
yup! Saya setuju!
>Debat ? go ahead ... I'll spare my precious time .. :)
Ndak usah debat, 'elite politik' udah suka debat, tapi kita
diskusi saja, jadi kita bicara yang ada dasarnya... :)
Cerita dikit:
Sebenernya [menurut saya], kalau mau bikin web seharusnya
idealnya dibuat oleh minim dua fihak, yaitu Web-Designer dan
Web-Programmer. Web-Designer harus tahu ttg. prinsip browser,
screen resoution, hypertext, tapi yang penting seorang WD harus
tau ttg. disain, komposisi, dll.. WD membuat sketch ttg
keinginan client, baru setelah itu Web-Programmer yang
mem-visualkan di komputer, menambahkan script2 yang dibutuhkan
membuat CGI-nya, dll, jadi mengerjakannya dari sisi Seni dan
Teknis. Mungkin analoginya sama spt. seorang Arsitek dan
Drafter, seorang arsitek belum tentu bisa pakai AutoCAD, tapi
Drafter juga jangan suruh ngedisain. Jadi Arsitek membuat
sketch, dalam bentuk coretan-coretan, ukurannya, bahannya, baru
diserahkan ke Drafter untuk digambar. Contoh lain: Dalam project
System Developer, ada seorang System Analyst dan Programmer,
seorang SA, menganalisa masalah automation sistem yang ada,
setelah dibuat disain, Flow-Diagramnya, baru diserahkan ke
programmer untuk dicoding programnya. Nah, kalo mau oke lagi,
semuanya harus dimanage oleh seorang Project Manager. Jadi min.
3 fihak.
>Semoga mencerahkan dan membuka pikiran ...
Semoga...
>Psychedelio
>http://www.toekangweb.or.id
>[8 hari lagi]
--
Syarif Lumintarjo <[EMAIL PROTECTED]>
PGP Public Key: http://members.xoom.com/syarifl/pgp/
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]