>Untuk membangun sebuah site khususnya untuk pasar yang heterogen, perlukah
>kita membuatnya menjadi multibahasa? tetapi kebanyakan pengunjungnya adalah
>dari indonesia.
>Misalnya site Tempo Online, ada campuran bhs indonesia dan english.
menurut saya , selain targetted audiencenya .. itu juga tergantung dari
tujuan site tersebut .. Untuk Entertainment, News, Reference , Training
atau apa ?
soalnya , saya ambil contoh dari hasil survey koresponden toekangweb
beberapa termasuk saya , kadang merasa kesulitan dalam mengerti tutorial
dalam bahasa Inggris , walaupun pada saat baca mungkin merasa sudah
mengerti ... setelah diterjemahkan atau ada yang ngomongin dalam bahasa
Indonesia baru mereka mengerti ...
itu untuk site yang berfungsi sebagai referensi dengan targetted audience
kebanyakan orang Indonesia ... tapi untuk headline dan catchy phrase ..
saya kira it's Ok pake bahasa Inggris .. soalnya untuk versi pendek akan
lebih mudah dimengerti ...
misal lagi kalau site itu ditargetkan untuk ikut misalnya kontes website
International jelas harus dibuat versi bahasa Inggris-nya .. mungkin tempo
membidik beberapa audience dari luar .. ini bisa dilihat dari iklan nya di
MTV misal
jadi semua itu tergantung fungsi dan audiencenya ..
jadi ingat prinsip desain yang pernah diajarkan seorang teman kepada saya
... FFF ... Form Follows Functions ... demikian juga untuk web site
bentuknya harus ngikutin fungsinya juga ... tapi sekali2 bolehlah
Form Follows Fun ... suka2 gue .. hehehe
Semoga membantu
Doni Yudono, Editor
[ http://www.toekangweb.or.id ]
Pengamat Web Design
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]