+Dari seminar SET yang saya ikuti, 50% chargeback-nya Visa berasal dari 
+transaksi CC via internet, sementara transaksi CC via internet sendiri 
+tidak sampai 10% dari keseluruhan transaksi CC. Di sini tampak bahwa masih 
+banyak abuse untuk transaksi kartu kredit via internet, namun pemilik kartu 
+kredit sebenarnya tidak perlu khawatir, karena transaksi CC itu relatif 
+sama saja dengan belanja di dunia nyata. Saya pernah kena tagihan Visa yang 
+tidak saya kenal, saya lakukan klaim melalui telpon ke Citibank tempat saya 
+mendapatkan kartu Visa tersebut, prosesnya tidak bertele-tele, saya cuma 
+ditanya apakah saya yakin tidak pernah melakukan transaksi tersebut, di 
+tagihan berikutnya sudah dikreditkan kembali ke account saya.

Sebenarnya yang takut akan transaksi kartu kredit adalah merchantnya,
coba dipikirkan, jika ada seorang pembeli membeli barang seharga Rp. 10
juta dengan kartu kredit, kita yang menjadi penjual menjadi was was,
waaah takut ndak ada uang ketika akan dicharge. ( pernah ada kejadian,
saya sudah otorisasi, eh di akhir bulan ketika akan dicharge ndak bisa ?
)

Kan rugi dikita, barang sudah dikirim, tapi pembayaran belum diterima ?

edy-liu>>
http://www.indolinux.com -> Personalized Linux Services

-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke