---disetip
> Kalau saya sih nggak setuju, style jepang itu emang enak dilihat,
minimalis
> tapi enak. kalo nyiptain style sendiri sih benar juga, tapi kalau
perusahaan
> textilnya jepang kenapa nggak?
Yap..memang. Sebab, bukankah dalam desain, eksplorasi ide, --kadang-- lebih
baik melalui penggabungan berbagai contoh. Dan saya kira, Jepang, dan
beberapa atribut di dalamnya, cukup baik dalam contoh-contoh desainnya.
Bersih, dan tajam, begitu mungkin menurut saya. Dan, saya kira gaya
desainnya
selalu mengikuti pakem, KISS ME, Keep It Simple (Stupid :), Make it Easy.
Tolong luruskan jika saya salah. :)
> Mas2 dan Mbak2 minta tolong dong, saya baru redesign http://www.iqoni.com
Saya ada sedikit tambahan nih. Saya fokuskan di bagian menu bawah, sebab,
saya sering gunakan lynx yang text-based browser. Dibagian menu bawah Iqoni
(home | falsafah | ...), saya kok melihat ada sedikit yang kurang sreg.
Spasi antara tiap menu nggak konsisten. Kadang ada satu space, dua space,
tiga dan bahkan, TANPA space. Hmmm...agak nggak asyik aja jadinya.
Lalu, dibagian bawah itu juga, pemisahan menu-nya terasa kurang pas...akan
lebih baik jika, setiap menu tidak dipisahkan tiap line. Jadi, satu menu itu
satu line. Sebab, di menu Laporan Hasil pengobatan, kok dipisahkan di
tengah. Khan jadi double.
Oh iya satu lagi. Kekonsistenan menggunakan huruf. Disana saya melihat, ada
yang Smallcase, Text case, dan gabungan keduanya. Akan lebih baik jika,
setiap menu itu dibuat konsisten. Kalo text-case, ya..text case, kalau
smallcase...ya smallcase.
Itu saja dulu. Namun, secara overall, DAMN, its very good!!!!
Salam hangat,
Irfan
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]