Saya mau melanjutkan obrolan saya tentang masalah banner sponsor dulu.
Terutama dengan mas/pak Syukri yang punya Indobanner dan juga pemilik
banner-exchange2 lain kalau ada.

Menurut pak/mas (enaknya yang mana? ;D) Syukri di balasan surat saya
dulu, dia dapat sponsor lokal biasanya dengan metode pendekatan
persuasif (cmiiw). Jadi kalo ada perusahaan yang prospektif pasang
iklan, harus didekati dulu, diberi penjelasan panjang lebar dulu, betul
nggak pak/mas Syukri? Kalo memang begitu berarti perusahaan di sini
belum 'melek' prospek bagus iklan di internet. ;)

Kalo di luar negeri kan ada banner2 yang kalo diklik dapet komisi,
misalnya 10 sen dsb. Terus ada juga yang ngasi uang ke membernya lewat
iklan email (seperti sendmoreinfo.com, saya nggak pernah dapet :P). Nah,
usulan saya, gimana kalo perusahaan2 di sini 'dirayu' untuk bisa
memberikan komisi2 seperti itu. Jadi mereka bisa mengiklankan
perusahaan/produk mereka, bahkan sampai ke luar negeri (kalo websitenya
untuk pasaran LN), sebagai imbalannya, webmaster bisa dapet penghasilan
tambahan. 

Jadi dibutuhkan 'entity'2 seperti indobanner yang sudah biasa mendekati
perusahaan untuk urusan sponsor, sehingga bisa bagi2 'hoki' sama
webmaster2 yang tidak punya kemampuan seperti ini ;) Dengan begini kan
webmaster Indonesia bisa ditingkatkan 'kemakmurannya', jadi bisa
meningkatkan mutu karyanya, tanpa harus bergantung dari sponsor luar
negeri. Gimana rekan2?


-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke