> > Lian setuju dgn pendapat mas Anto..urutan pertama yg punya hak utk
> > menilai apakah website yg kita  buat ,bagus ato nggak adalah client itu
> > sendiri,jika client udah puas dgn hasil website yg kita bikin..ya udah
> > (kan bayarnya jadi kenceng :))
>
> Wah...tujuannnya agak beda mungkin ya. Sebab, (maaf sebelumnya), seperti
> pernah dibilang, bukankah itu akan menjadi "melacurkan profesi"? Mengejar
> demi keuntungan finansial?
>
> > Soale apakah user lain/ pengunjung  seneng ato nggak dgn
> > tampilannya..itu soal ke dua boo'..bagi Lian soal bagus ato nggak kan
> > relatip..setiap orangkan penilaianya nggak sama..
>
> Betul mbak. Untuk menilai keindahan memang *sangat relatif*, tapi IMHO,
> untuk menilai kebalikannya (keburukan) adalah *absolut* :) hihihi
> Bukankah, website kita itu dibuat untuk dilihat orang banyak? Dan bukan
> *hanya* klien saja? Nanti malah, pas kliennya puas, eh pengunjung nya
kasih
> respon kurang, khan kita jadi nambah kerja untuk menyesuaikan. (Eh tapi
> bayarannya jadi nambah ya :).
>
> Ok, IMHO lagi, dalam penilaian, bukan siapa yang paling berhak untuk
> menentukan yang paling baik, apakah klien, pengunjung, atau kita sendiri.
> Bukan berdasarkan prioritas. Hanya, ketiganya penting, dan kepandaian kita
> lah yang akan memadukannya.
>
> Itu saja dulu. Luruskan jika saya keliru. Salam hangat!!!
>
> Irfan
>
>


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke