Solusinya salah satunya open source software.
> Kalau persentase menurut saya sudah diatas 90%, bahkan kalau nggak salah
> saya pernah baca lebih dari 94%.
Iya nih, saya punya satu poster ukuran besar tentang pembajakan software di
dunia. Dan guess what, dalam skala itu, Indonesia dan beberapa negara Afrika
digambarkan memiliki tingkat "nyala" yang paling merah. udah red alert.
Saya kira, penegakan hukum lah yang paling bisa mengurangi tingkat
pembajakan itu. Sebab, pas saya yanya pada satu temen buke, dia bilang,
sbenarnya sih, dia juga mau beli soft bajakan, tapi dia paling takut pada
sanksi yang diterapkan dinegaranya.
Semoga, pola pikir demikian bisa jadi contoh buat kita. Jadi, benar juga
kata satu oarng pakar software yang bilang, saat kita beli PC, seharusnya
kita juga beli softwarenya. Sebab, orang kita berpikiran, saat beli PC
komponen biaya yang dibayar itu juga berarti termasuk dalam software yang
terinstall didalamnya.
Eh, kalau udah banyak yang open source, apakah berarti pembajakan bisa abis?
Wah ini bisa diperdebatkan lagi :)
Salam hangat!!!
Irfan
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]