Mas Doni Yudono.
You do know everything, kayaknya. Saya tergelitik juga buat ikutan bicara.
Segala sesuatu bisa dilihat dari sisi yg berbeda, seperti layaknya mata uang
(head or tail kata orang amrik).
Kita bisa merasa "diracuni" atau justru "diberi kesempatan". IMHO kalo itu
nggak ngerugiin kita dan orang laen (terutama secara finansial) saya rasa
OK-OK aja. Memang kalo modelnya setor duit terus bakal dapet berkali lipat
itu namanya arisan berantai (mereka sih claim-nya bisnis multi level). Saya
lebih suka nyebut bisnis "jagoan pasar". Dapet duit dari setoran orang.
(contoh: AKSARA). Kalo bisnis ditutup, yg duluan bisa foya2 yg belakangan
gigit jari.
Ada lagi yg namanya afiliasi. Kita dapet duit karena menjadi bagian dari
bisnis mereka, atau karena ikut mempromosikan sesuatu. Anda pernah liat
taksi yg dipasangi iklan di atasnya, bis kota yg digambar2i aneka produk.
Itu salah satu penghasilan tambahan mereka. Analogi yg kurang lebih sama
terjadi juga di dunia cyberspace. Kalo Anda kemana2 pake topi ada tulisan
"Nike" bawa tas belanjaannya "Matahari" seharusnya Anda dibayar lho.
Di bagian bawah email ini ada titipan iklan. Kok kita nggak dibayar. Ya.....
soalnya kita udah ikutan milis gratis. Kalo mau dibayar, daftar milisnya
bayar juga dong. Emang informasi yg akan Anda peroleh nggak ada harganya?
Tapi itu semua kembali kepada kita masing2. Bagi saya kalo ada situs yg bisa
menghasilkan kenapa tidak dicoba. Toh nggak ada ruginya.
Salam
PRAKUSWO
----------------------------------------------------------
http://www.geocities.com/prakuswo
http://kuswo.betawi.net
-----Original Message-----
From: ToekangWeb <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 29 Maret 2000 12:26
Subject: Re: [webauthor] Fw: Sharing : Seminar Kiat Membangun Situs Web yg
Populer
>Mas Harry ..
>
>>Saya mah emang bantuin promosi indokado.com. Mengapa?
>Indokado.com adalah
>>contoh paling pas untuk pemirsa awam bagaimana Internet itu
>bisa membuka
>>bisnis baru.
>
>Internet bisa membuka bisnis baru, saya setuju
>Cuman IMHO Janganlah kita 'meracuni' pengguna Internet
>dengan .. 'Wanna Get Rich? Go Online' atau mitos 'E-Commerce
>melahirkan jutawan2 baru' .. atau 'Go Online! or die' :)
>
>Walaupun segi positifnya tentu saja .. meningkatkan
>permintaan [demand] akan web developer (designer, programmer
>dll) .. dan meningkatkan pricenya juga :)
>
>Sayang kan kalo banyak duit terbuang ..
>
>dan ini nggak cuman di Indonesia lho ..
>om J. Zeldman pernah bilang ke saya (sorry kalo diulang2 :)
>------------------------------------------------------------
>.. I empathize with the situation you describe. (It's not a
>LOT better in the U.S.A., trust me. More money is being
>spent, but most sites are bad, whether they're made in
>Indonesia or Indiana, U.S.A.) ..
>------------------------------------------------------------
>
>Walaupun IMHO di Indonesia emang suka ikut2an gitu kan ..
>- Case study, misalnya maraknya warnet .. misal ada yang mau
>buka warnet tapi belum pernah pake Internet .. hanya karena
>ngelihat tetangganya buka Internet dan laris .. omong
>bodohnya aja kan .. kalo mau dilihat bener .. kita kasian
>ngelihat antrian user warnet tetangga kita kemudian buka di
>seberangnya :) (permintaan pasar) .. tapi itu artinya direct
>competing .. asal sehat .. boleh2 aja ..
>
>[point]
>Yang saya pengen sbg pengguna Internet, hobyist web design
>dan mahasiswa .. adalah gimana kalau uang yang terbuang itu
>dipakai buat Human Resources Development .. membenahi
>SDM-nya (termasuk saya:) dulu ..
>mungkin 'aspek teknis' namanya :)
>
>misal di satunet dulu .. (saya pernah gabung di sana,
>sebentar) atau di kantor saya sekarang .. diencouraged dan
>disupport untuk belajar .. didukung buat beli buku2 misalnya
>.. atau boleh juga buat naikin gaji seorang web designer/
>developer .. :)
>
>>untuk content bahasa Indonesia). Kalau mau beli kado atau
>bunga ya indokado >atau indoflorist (ini promosi tidak
>sengaja, boleh kan untuk bahan diskusi). >Demikian juga
>kalau mau tahu bagaimana membuat website yang bagus ya
>carilah >di toekangweb (paling tidak itu potensi yang saya
>lihat).
>
>kalo memang tidak sengaja, saya minta maaf :) kirain sengaja
>.. bukan apa2 sih .. cuman nggak pengen kita 'make kacamata
>kuda' pas ngeliat site2 yang patut dicontoh ..
>
>btw, Thanks lho pujiannya ..
>
>>Masalah mempopulerkan situs salah satu yang paling cepat
>dan mudah adalah >promosi offline, untuk kasus di Indonesia.
>Astaga sudah membuktikannya.
>
>Setuju sih .. Cuman pada prakteknya perlu dukungan finansial
>yang 'astaga' juga kan tuh :) jadi buat small business ato
>yang nggak komersil .. lebih baik ngandelin 'word of mouth'
>.. caranya? puaskan user anda, give them what they want ..
>trus berdoa semoga mereka seneng dan ngajak temennya
>ngelihat site anda ..
>dst dst ..
>
>>Gratis. Saya akan promosikan juga situsnya Mas Doni deh
>untuk kesempatan >lainnya. Atau ada situs lainnya yang mau
>dipromosikan?
>
>Nggak deh, tapi makasih lho :) ..
>Saya akan mencoba sendiri membangun 'word of satisfied user
>mouths', walaupun itu akan sangat sulit.
>
>DoniYudono, editor
>[ http://www.toekangweb.or.id ]
>It's Alive !! .. :-0 (act suprised!)
>
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]