Komentar saya dibawah.
Dengan "-----"H"--->"

Regards,
Handoyo
http://www.SiuTao.com/
http://www.GoresanPena.com/


> ----------
> From:         Dayan[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> To:   Webauthor
> Subject:      [webauthor] tentang "domain"
> 
> Salam sejahtera...
> 
> <juga di kirimkan ke PAU, Toekangweb dan Gunadarma>
> 
> Saya berrencana untuk mencari pondokan (hosting) .org atau or.id. Yang
> masih
> menjadi pertanyaan :
> 
> 1. apakah pemilihan .id atau bukan .id menjadi masalah dalam penggapaian
> (accessing) dari luar atau pun dalam negeri ?
> 
-----"H"---> Tidak ada masalah penggapaian apakah pakai .id atau bukan.

> 2. Kalau masalahnya hanya terletak pada letak fisik komputer, maka apakah
> perbedaan .id dan bukan .id ?
> 
-----"H"---> Cepat tidak tergantung letak fisik server, link dari server
tsb, dan tentunya power dari server ybs.

> 3. Apakah pelayanan dengan menggunakan tulang punggung melalui IIX dan ke
> luar merupakan jaminan kecepatan penggapaian ? Saya merasakan bahwa
> menggapai "virtualave.net" atau "freeservers.com" dan
> "geocities.yahoo.com"
> lebih cepat dibandingkan jasa-jasa pemondokan yang ditawarkan di
> Indonesia.
> Mengapa demikian ?
> 
-----"H"---> Mungkin link dari virtualave.net, dll lebih pendek dan jalur
mereka lebih lebar.

> 4. Jika saya tidak keliru dua pertama di atas menawarkan pemondokan gratis
> bagi .org/.com/net. Apakah memang demikian ?
> 
-----"H"---> Memang.

> 5. Masih berkaitan dengan (4), di lain pihak -masih menurut pengertian
> saya-
> kita musti mempunyai pemondokan terlebih dulu sebelum mendaftarkan
> "domain".
> Apakah ini benar ?
> 
-----"H"---> Tidak. Anda bisa mendaftar dahulu domain ybs, lalu di park
saja.
Atau anda bisa juga langsung point ke DNS server virtualave dahulu.

> 6. Saya belum memahami apa yang ditawarkan oleh "granitecanyon.com" -atau
> .org ?- mengenai mirror DNS. Ada yang bersedia menjelaskan ?
> 
-----"H"---> Mereka menawarkan setting DNS.
Apabila anda ingin yang lebih simple, (memakai web based admin), bisa coba
ke mydomain.com

> 7. Untuk .sch.ac.id, persayaratan apa yang dibutuhkan ? Bagaimana
> kewajiban
> -selain membayar pondokan- setelah mempunyai "domain" sendiri ?
> 
> 8. Pada .go.id, disebutkan kebutuhan adanya SK dari kepala daerah. Bisa
> dirincikan apa isinya ?
> 
> 9. Mengapa Kadin menggunakan .net.id dan bukannya .or.id ?
> 
> 
> Dayan
> di Palembang
> 
> OO -alias BTW- apa padanan untuk "domain" ?
> 
> 

-- 
Pusing milih POP3 atau web mail? http://mail.telkom.net solusinya
Berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]/

Kirim email ke