Menarik untuk dicermati juga.
Tapi saya punya pendapat lain. Kalo menurut saya entah itu page view atau
hit counter, itu sebenernya pun bisa dibikin subyektif banget loh
Artinya kalo emang portalnya rada bejad moralnya, kan bisa aja dimanipulasi
seenak dia.
Jadi ada faktor laen selain jumlah pengunjung ke sebuah portal, walau hingga
saat ini hal tersebut (dianggap) masih merupakan faktor utama yang menjadi
barometer bagi para calon pemasang iklan.
Sekarang gini deh, kita tahu semua kompas....toh kita yang akan pasang iklan
dari awal nggak pernah tanya berapa jumlah hit atau page viewnya. Atau
detik.com misalnya...walau secara sukarela mungkin mereka akan memberikan
report mengenai page view atau hit pengunjung jika diminta, akan tetapi
dibalik itu semua, mereka sudah punya nama besar yang menjadi semacam
standar bagi kepupoleran portal indonesia.
Selain popularitas, ada juga faktor proporsi portal itu sendiri.Artinya kalo
emang portal itu diproporsikan di suatu bidang/area, bakal bisa jaring
banyak iklan dari lingkup bidang atau area itu sendiri.Contohnya aja portal
kota, dari pengalaman saya, lumayan juga kok yang pasang iklan di sana.
Memang kita sering lampirkan report hit counter maupun award yang diterima,
akan tetapi pada awal penawaran selalu kita tekankan masalah kesatuan area
atau bidang , contohnya aja "Wah Bu kan kita sama sama satu kota....dan
perusahaan ibu kan nomer satu dibidangnya di kota ini .. jadi kalo pasang
iklan di situs portal daerah ini pasti bakal dongkrak popularitas dan
pemasukan anda..."

Jadi saya pikir , bicara soal iklan kita nggak bole stuck ke arah hit
pengunjung atau page view aja....modal ketik dan tahu programming dikit
dikit aja , kita bisa kok jadikan hit counter / page view itu jadi semau
kita.....

Yang jadi masalah sekarang tuh, bagaimana mendidik calon pemasang iklan yang
gaptek itu supaya mau dan senang pasang iklan di portal kita. Soalnya sering
bagnet saya temui perusahaan yang bilang "Wah mas..daripada saya pasang
iklan di situs anda..mending saya buat ekspand perusahaan atau tambah modal
lah....."....padhal kita sudah tunjukkan report page view dan hit pengunjung
ke dia...
Ada masukan mengenai hal ini..?

Salam,

Donnie P Verdian
-----Original Message-----
From: Thio Agustinus <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, August 10, 2000 21:30
Subject: Re: [webauthor] Konsep portal dan kriteria iklan dalam portal


>> Kalau mau ada yang pasang iklan tentunya situsnya harus popular terlebih
>> dahulu dan bisa membuktikan hit ratenya, page view nya, user nya berapa.
>
>Mumpung menyentuh bagian ini ..... Just curious,
>Mana yang lebih dipercaya, lebih akurat untuk meyakinkan pemasang iklan
atau
>untuk jadi patokan populer tidaknya sebuah website...
>Hit, page view atau user.....
>Kalau saya sih lebih suka pakai page view,
>
>Mungkin ngga sih dibuat standar, semua itu pake page view, atau semua pake
>hit
>Soalnya bakal kurang fair, terutama untuk bagian marketing, kalau
meyakinkan
>calon pemasang iklan....
>Misalnya Perusahaan A kepengin pasang banner. Dia tanya ke portal B, dan
>Portal C.
>Marketing Portal B bilang bahwa sitenya punya hit 10.000 perhari, sedangkan
>marketing Portal C bilang page view sitenya 2.500 perhari
>Angka itu kan akurat, tapi pasti si perusahaan A bakal pasang banner di
>portal B, kalau dia tidak tahu bedanya hit dan pageview, dan meskipun
>dikasih tau kadang kadang (terutama kalau orang perusahaan A itu gaptek)
>mereka ngga mau ambil peduli beda hit dan pageview, pokoknya angka hit
lebih
>besar.... padahal kalau Portal itu punya banyak image, pasti hitnya bakal
>naik....
>
>memang sih pada akhirnya marketing itu harus meyakinkan bahwa standard page
>view itu bisa dipercaya, soalnya lebih mencerminkan berapa kali satu page
>dilihat, tanpa ada faktor jumlah image.
>
>Any comments?
>
>Thanks
>
>-Thio-
>
>
>--
>Pusing milih POP3 atau web mail? http://mail.telkom.net solusinya
>Berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
>Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>


-- 
Pusing milih POP3 atau web mail? http://mail.telkom.net solusinya
Berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]/

Kirim email ke