----- Original Message -----
From: Teguh Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, August 17, 2000 10:43 AM
Subject: Re: [webauthor] pembayaran dengan "credit card"

-- deleted --

>
> Wah... Kalo ini enak langsung tanya ke CSR Lippo deh..... Hehehehehe...
> Saya belum berminat sama sekali untuk melakukan transaksi online.
> Boleh dibilang saya belum percaya 100% dengan transaksi online.
> Salam,
>

Alhamdulillah, sampai sekarang transaksi online yang saya lakukan berjalan
dengan lancar. Belum pernah sekalipun kartu kredit saya di hijack oleh orang
lain (dan saya harap tidak).

Memang pernah sekali kartu kredit tambahan saya di hijack dan saya yakin
sekali kalau orang yang menghijack kartu kredit tersebut adalah orang yang
memiliki kekerabatan/pertemanan dengan salah satu tenant/merchant di sebuah
Mall di kota saya.

Jadi pada dasarnya transaksi online boleh dikata aman, dan lagi pula bila CC
kita dihijack oleh orang yang tidak berkepentingan dapat dengan serta merta
kita complain bank pengeluar CC kita dan whala... hanya dalam hitungan jam,
kredit yang terpakai sudah kembali ke posisi semula.

Maka dari bila kita sering menggunakan kartu kita secara offline harus lebih
waspada ketimbang berbelanja secara online. Bila ingin menggunakan CC
lihat-lihat dulu tempatnya... jangan sekali-kali menggunakan CC di toko
komputer, warnet, dll. Biasanya malah karyawan atau teman-teman dari salah
satu kru di situ mencatat nomor anda dari resi yang tersimpan di
tempat-tempat tersebut.

Pernah saya melihat seseorang dengan santainya di sebuah warnet di kota saya
berbelanja di situs-situs belanja terkenal dengan bermodalkan foto kopi resi
yang kita tinggalkan di tempat kita berbelanja. Dan setelah saya ajak
bicara-bicara ternyata mereka tidak hanya sekali itu saja berhasil membobol
CC dengan berbelanja gila-gilaan.

Di lain waktu ada ketika saya bermain di sebuah kafe internet di kota saya
pula, ada seorang bapak dengan istrinya masuk sambil marah-marah dan
bertanya sambil menuduh bahwa kafe internet tersebut menggunakan kartu
kreditnya dengan ilegal sehingga dia mengalami kerugian hingga 9 (sembilan)
juta rupiah, padahal dirinya, anak, dan istrinya sama sekali tidak kenal
dengan internet.. lha kok bisa...?

Dari pengalaman diatas saya bisa menyimpulkan (walau mungkin hipotesa saya
salah) bahwa transaksi offline ternyata sama-sama beresiko dengan transaksi
online karena banyak carder yang berkeliaran (sniffing) mencari resi CC anda
di merchant-merchant bank pengeluar CC.

Well, mungkin itu sekedar opini saja, tapi ada baiknya diperhatikan untuk
keamanan transaksi CC anda.

Tabek!

Tx

Mohamad Riza Ishar < [EMAIL PROTECTED] >
======================================
Have you visit http://semarangku.com ?


-- 
Pusing milih POP3 atau web mail? http://mail.telkom.net solusinya
Berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]/

Kirim email ke