----- Original Message -----
From: "Liza Sitompul" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, January 07, 2005 10:04 AM
Subject: [FI] (Info) Jangan beli Siemens seri 65 dulu.....


>
>
> =============================
>
> Siemens bahas nasib divisi handset
>
> JAKARTA (Bisnis): Siemens AG, produsen handset seluler terbesar
> keempat didunia, akan menyelesaikan proposal mengenai kelanjutan unit
> bisnis telepon genggam yang sudah tidak menguntungkan akhir bulan ini,
> kata Chief Executive Heinrich von Pierer.
> "Kami akan menyelesaikan konsepnya 27 Januari saat rapat umum pemegang
> saham tahunan," kata von Pierer kepada pers di Beijing, China, seperti
> dikutip Bloomberg kemarin.
>
> Alternatif lainnya, kata dia, adalah memberikan kepastian atau harus
> menemukan partner untuk bekerja sama. "Kami harus memastikan:
> menutupnya atau menjualnya."
>
> Salah satu opsi penyelamatan usaha yang telah ditempuh oleh unit
> bisnis handset Siemens adalah meningkatkan jumlah produksi di China
> menjadi 18 juta hingga 20 juta dalam satu tahun dari 14 juta saat ini,
> von Pierer mengatakan hal tersebut di Bangkok 18 November 2004.
>
> Unit telepon genggam Siemens mencatat rugi operasi hingga US$183 juta
> pada kuartal ketiga 2004. salah satunya karena perusahaan itu terpaksa
> menarik peredaran telepon seri 65 berhubung peranti lunaknya mengalami
> masalah.
>
> Peranti lunak shut down melody pada ponsel Siemens seri 65 mengalami
> ketidakbeberesan hingga menyebabkan kerusakan pendengaran jika baterai
> habis pada saat pengguna sedang melakukan komunikasi. Sejumlah
> operator, seperti T-Mobile International AG, Vodafone Plc, dan MMO2
> Plc menarik ponsel Siemens seri 65 tersebut.
>
> Operator memutuskan menarik handset seri 65 dari Siemens dari
> toko-toko mereka menyusul adanya peringatan adanya nada putus pada
> beberapa terminal ketika baterai kosong dalam kasus yang ekstrem dapat
> menyebabkan kerusakan pada pendengaran. Seri 65 terdiri dari empat
> varian yakni C, CX, M, dan S.
>
> Von Pierer menolak mengomentari laporan bahwa Siemens keungkinan akan
> menjual bisnis produksi telepon genggam kepada Partnernya Ningbo Bird
> Co. Ltd, produsen telepon genggam terbesar di China. Siemens
> menandatangani penjualan 30.000 gerai ritel telepon kepada Ningbo.
>
> "Saya tidak mengomentari rumor pasar," kata von Pierer. Manajemen
> Siemens dan dewan komisaris akan memberikan keputusan akhir pada
> waltunya nanti, tambah dia.
> Jika Siemens mengambil keputusan untuk menggandeng mitra dalam
> menyelamatkan bisnis telepon genggamnya, berarti mereka mengikuti
> langkah serupa yang ditempuh oleh Ericsson tiga tahun silam.
> Hanya saja, Ericsson memilih langkah penggabungan usaha untuk unit
> bisnis telepon genggamnya dengan unit usaha serupa yang dimiliki oleh
> Sony. (htr)
>
>
>
> --
> Cheers,
> Liza Rumondang Sitompul
>
>
>
>
>
>
> Let's be Friends Forever ^_^
>
> Bagi yg suka chat dan attchment, gabung juga di milist
Friendster_Nusantara
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>




Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                        
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wismamas/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke