----- Original Message -----
From: "Suryawhan Arifandi" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 13, 2005 9:09 AM
Subject: [FI] (Sharing) Renungan: Putri Qara


> Putri Qara
>
> Diceritakan bahwa Putri Qara adalah istri saudagar kaya Amenhotep,
> berasal dari keluarga sederhana, tapi pintar, bijaksana dan berbudi
> pekerti yang baik. Karena ia berasal dari keluarga yang lebih miskin
> dibanding dengan suaminya, ia sering diperlakukan dengan tidak
> selayaknya, sampai suatu hari ia dan suaminya pergi ke desa nelayan
> dan melihat ada seorang nelayan yang miskin dan istrinya. Nelayan
> tersebut sangat miskin dan bahkan untuk membeli jala yang baru untuk
> mengganti jalanya yang robek pun ia tidak mampu. Istri nelayan
> tersebut adalah orang yang pemboros, malas dan suka berjudi, seluruh
> penghasilan suaminya digunakannya untuk berfoya-foya.
>
> Melihat kenyataan seperti itu, Putri Qara berkata kepada suaminya,
> bahwa seharusnya istri nelayan tersebut membantu memperbaiki jala
> suaminya. Amenhotep, menentang pendapat istrinya, mereka berdebat,
> sehingga Amenhotep marah dan kemudian memanggil nelayan miskin
> tersebut.
> Amenhotep menukarkan Putri Qara dengan istri nelayan tersebut. Putri
> Qara sedih karena terhina, suaminya memperlakukan seolah-olah dia
> adalah barang yang bisa dipertukarkan semaunya. Sang nelayan tertegun
> dan tidak berani membantah, karena Amenhotep terkenal kejam dan sadis
> karena kekayaannya. Putri Qara rajin membantu suaminya yang baru
> dalam bekerja. Karena kepandaian dan kebijaksanaan Putri Qara,
> lambat laun sang nelayan menjadi kaya.
>
> Sampai suatu ketika ada seorang tua dengan baju compang-camping dan
> tidak terurus datang ke rumah Putri Qara, pelayan dirumah tersebut
> mengenalinya sebagai Amenhotep. Amenhotep kemudian melepas
> terompahnya dan meletakkan di meja kecil di sudut rumah Putri Qara.
> Oleh pelayan, terompah tersebut diberikan pada Putri Qara dan
> menceritakan kondisi pemiliknya, sang Putri mengenali terompah
> tersebut dan memerintahkan pelayannya untuk memberikan pada
> Amenhotep baju baru, terompah baru dan 3 keping uang emas ditambah
> pesan: aku tidak diwarisi kekayaan tetapi budi pekerti, kebijaksanaa
> dan kemauan untuk bekerja.
>
> Amenhotep menerima pemberian itu dengan penyesalan akan tindakannya
> di masa lalu, karena egonya dia menukar istrinya yang baik dan
> bijaksana dengan seorang wanita yang hanya bisa menghamburkan harta
> suaminya.
>
>
> Catatan :
>
> Cerita tersebut sederhana, tapi menyentuh karena ternyata begitu
> besar pengaruh seorang istri untuk suaminya. Oleh karenanya, hai
> wanita dampingi dan dukunglah pria dengan bijaksana, dan hai pria
> perlakukanlah wanita dengan penuh kasih, karena pada setiap pria yang
> sukses pasti terdapat seorang wanita yang mendukungnya dengan
> bijaksana.
>
>
>
>
>
>
>
>
> Let's be Friends Forever ^_^
>
> Bagi yg suka chat dan attchment, gabung juga di milist
Friendster_Nusantara
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>




Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                        
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wismamas/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke