----- Original Message -----
Sent: Friday, June 03, 2005 10:59 AM
Subject: [friendster-Club] FW: Jangan Melihat dengan Mata

Dua malaikat yang sedang melakukan perjalanan ke luar kota, singgah
pada
rumah seorang yang kaya raya. Keluarga tersebut kasar dan tidak
mengijinkan
kedua malaikat tersebut tidur di dalam rumah besar mereka. Sebagai
gantinya, mereka menyuruh kedua malaikat tersebut tinggal di gudang
bawah
tanah mereka yang dingin, kotor, tanpa pemanas. Ketika sedang
menyiapkan
tempat tidur mereka, malaikat yang lebih tua melihat sebuah lubang
di
dinding, dan lalu memperbaikinya. Ketika malaikat yang lebih muda
bertanya,
malaikat yang tua itu menjawab: "Tidak semua hal itu sebagaimana
tampaknya."

Malam berikutnya, kedua malaikat tersebut menginap di sebuah
keluarga
petani yang miskin, tetapi sangat ramah. Setelah berbagi makanan
yang
serba sedikit, pasangan petani tersebut mempersilahkan kedua
malaikat
tersebut tidur di tempat tidur mereka, sedangkan mereka sendiri
tidur di
lantai. Ketika matahari muncul di ufuk timur keesokan paginya,
mereka
menemukan pasangan petani tersebut sedang menangis sedih. Ternyata,
sapi
yang merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka, yang
memberikan susu
setiap pagi, tergeletak mati di pinggir ladang
mereka. Malaikat muda menjadi marah dan mencaci maki malaikat tua,
katanya:
"Mengapa engkau tega melakukan semua ini kepada mereka? Mengapa
engkau
membiarkan semua ini terjadi?

Kemarin kita mendapat kesempatan untuk menginap di rumah seorang
kaya raya.
Kita dibiarkan tidur di gudang yang kotor dan dingin, tetapi kamu
masih
membantu mereka dengan memperbaiki dindingnya yang bolong. Malam ini
kita
menginap di rumah seorang petani miskin yang begitu ramah dan mau
berbagi,
tetapi apa yang kamu lakukan? Kamu biarkan sapi yang merupakan
satu-satunya sumber hidup, mati. Maumu apa, sih?". Malaikat tua
menjawab
singkat: "Tidak semua hal itu sebagaimana tampaknya."

Ketika malaikat muda mendesak untuk menjelaskan, malaikat tua
berkata:
"Waktu kita menginap di tempat orang kaya kemarin, aku melihat
sebuah
lubang di dinding. Di dalamnya ada kepingan emas. Tetapi karena
orang kaya
tersebut sangat tamak, tidak mau berbagi, dan tidak bisa ramah
kepada orang
lain, maka dinding tersebut kututup. Biar mereka tidak tahu dan
tidak dapat
mengambil emas tersebut. Lalu malam ini, ketika kita tidur di
ranjang Pak
Tani, dan mereka mengalah tidur di lantai, malaikat maut datang
hendak
mengambil isteri petani itu. Tetapi aku belokkan dan sebagai
gantinya,
malaikat maut itu mengambil sapi Pak Tani.
Tidak semua hal itu seperti bagaimana tampaknya. Terkadang kejadian
di
sekitar kita juga begitu. Jika kamu memiliki iman, kamu harus
percaya bahwa
semua hal merupakan keberuntunganmu, meskipun mungkin kita tidak
menyadarinya.
Orang yang datang dan pergi begitu saja dalam kehidupan kita, ada
yang
menjadi teman, dan ada pula yang tinggal hanya sekejap, tetapi
meninggalkan
kenangan manis dalam kehidupan dan hati kita. Dan kita tidak pernah
menjadi
sama, karena kita telah berteman dengan banyak orang. Dan apa saja
yang
kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan
menerimanya.
Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa
mereka akan
mencintai kamu juga.
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu
tumbuh
didalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh didalam
hatimu."

 

 

 

                                      

 

 

____________________________________________________________________________

DISCLAIMER: The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it. It may contain confidential or legally privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful. Unless otherwise spesifically stated by the sender, any documents or views presented are solely those of the sender and do not constitute official documents or views of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

 



--< Indonesia Friendster Club Powered by www.DhewaStudio.com >--





Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                       
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke