Penting buat kita semua 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, September 27, 2005 1:50 PM
To: Erwan Purwidianto
Subject: FW: Info seputar FLU BURUNG dari RS Sulianti Suroso

INFO SEPUTAR FLU BURUNG





RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso




33b02d.jpg


Pimpinan                      :  Dr. Santoso  Suroso, SpA, MARS

Alamat Lengkap           :  Jln. Sunter Permai Raya, Jakarta Utara

Kode Pos                     :  14340

Telpon                          :  (021) 6506559

Fax                              :  (021) 6401411

Email                            :  [EMAIL PROTECTED]



________________________________




PENGERTIAN
Flu Burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang
menyerang burung/unggas/ayam . Salah satu tipe yang perlu diwaspadai adalah
yang disebabkan oleh virus influenza dengan kode genetik H5N1
(H=Haemagglutinin, N=Neuramidase) yang selain dapat menular dari burung ke
burung ternyata dapat pula menular dari burung ke manusia.


Penyebab
Penyebab flu burung adalah virus influenza tipe A . Virus influenza
termasuk famili Orthomyxoviridae. Virus influenza tipe A dapat berubah-ubah
bentuk (Drift, Shift), dan dapat menyebabkan epidemi dan pandemi.
Berdasarkan sub tipenya terdiri dari Hemaglutinin (H) dan Neuramidase (N) .
Kedua huruf ini digunakan sebagai identifikasi kode subtipe flu burung yang
banyak jenisnya.

Pada manusia:

*            hanya terdapat jenis H1N1, H2N2, H3N3, H5N1, H9N2, H1N2, H7N7.


Sedangkan pada binatang:

*            H1-H5 dan N1-N98. Strain yang sangat virulen/ganas dan
menyebabkan flu burung adalah dari subtipe A H5N1.

Virus tersebut dapat bertahan hidup di air sampai 4 hari pada suhu 22 °C
dan lebih dari 30 hari pada 0 °C. Virus akan mati pada pemanasan 60 °C
selama 30 menit atau 56 °C selama 3 jam dan dengan detergent, desinfektan
misalnya formalin, serta cairan yang mengandung iodin.


Gejala
Gejala flu burung dapat dibedakan pada unggas dan manusia.

*            Gejala pada unggas

             *           Jengger berwarna biru
             *           Borok di kaki
             *           Kematian mendadak

*            Gejala pada manusia

             *           Demam (suhu badan diatas 38 °C)
             *           lemas
             *           Pendarahan hidung dan gusi
             *           sesak nafas
             *           muntah dan nyeri perut serta diare
             *           Batuk dan nyeri tenggorokan
             *           Radang saluran pernapasan atas
             *           Pneumonia
             *           Infeksi mata
             *           Nyeri otot


Masa Inkubasi

1.           Pada Unggas : 1 minggu
2.           Pada Manusia : 1-3 hari , Masa infeksi 1 hari sebelum sampai
3-5 hari sesudah timbul gejala. Pada anak sampai 21 hari


Penularan
Flu burung menular

*            dari unggas ke unggas,
*            dan dari unggas kemanusia, melalui air liur, lendir dari
hidung dan feces.
*            Penyakit ini juga dapat menular melalui udara yang tercemar
virus H5N1 yang berasal dari kotoran atau sekreta burung/unggas yang
menderita flu burung.

Penularan dari unggas ke manusia juga dapat terjadi jika bersinggungan
langsung dengan unggas yang terinfeksi flu burung. Contohnya: pekerja di
peternakan ayam , pemotong ayam dan penjamah produk unggas lainnya.

Unggas yang sakit oleh Influenza A atau virus H5N1 dapat mengeluarkan virus
dengan jumlah besar dalam kotorannya. Virus itu dapat bertahan hidup di air
sampai empat hari pada suhu 22 derajad celcius dan lebih dari 30 hari pada
nol derajad celcius. Di dalam kotoran dan tubuh unggas yang sakit, virus
dapat bertahan lebih lama. Virus ini mati pada pemanasan 56 derajat Celcius
dalam 3 jam atau 60 derajad celcius selama 30 menit. Bahan disinfektan
fomalin dan iodine dapat membunuh virus menakutrkan ini.

Virus flu burung hidup di dalam saluran pencernaan unggas. Burung yang
terinfeksi virus akan mengeluarkan virus ini melalui saliva (air liur),
cairan hidung, dan kotoran. Avian Virus influenza avian dapat ditularkan
terhadap manusia dengan 2 jalan. Pertama kontaminasi langsung dari
lingkungan burung terinfeksi yang mengandung virus kepada manusia. Cara
lain adalah lewat perantara binatang babi. Penularan diduga terjadi dari
kotoran secara oral atau melalui saluran pernapasan.

Penyebaran flu burung di berbagai belahan dunia antara lain:
Ayam dan manusia di Hongkong. Selama wabah tersebut Pada tahun 1997 Avian
Influenza A (H5N1) telah menginfeksi berlangsung 18 orang telah dirawat di
rumah sakit dan 6 diantaranya meninggal dunia. Untuk mencegah penyebaran
tersebut pemerintah setempat memusnahkan 1,5 juta ayam yang terinfeksi flu
burung.
Pada tahun 1999, di Hongkong dilaporkan adanya kasus Avian Influenza A
(H9N2) pada 2 orang anak tanpa menimbulkan kematian.
Pada tahun 2003, di Hongkong ditemukan lagi dua kasus Avian Influenza A
(H5N1) dan satu orang meninggal.
Pada tahun 2003, di Belanda ditemukan 80 kasus Avian Influenza A (H7N7) dan
satu diantaranya meninggal.
Pada tahun 2004 terjadi lagi 25 kasus Avian Influenza A (H5N1) di Vietnam
(19) dan Thailand (6) yang menyebabkan 19 orang meninggal (5 di Thailand,
14 di Vietnam)

PENCEGAHAN

1.           Pada Unggas:

             *           Pemusnahan unggas/burung yang terinfeksi flu
burung
             *           Vaksinasi pada unggas yang sehat

2.           Pada Manusia:

             *           Kelompok berisiko tinggi (pekerja peternakan dan
pedagang):

                         *           Mencuci tangan dengan desinfektan dan
mandi sehabis bekerja.
                         *           Hindari kontak langsung dengan ayam
atau unggas yang terinfeksi flu burung.
                         *           Menggunakan alat pelindung diri.
(contoh : masker dan pakaian kerja).
                         *           Meninggalkan pakaian kerja ditempat
kerja.
                         *           Membersihkan kotoran unggas setiap
hari.
                         *           Imunisasi.

             *           Masyarakat umum:

                         *           Menjaga daya tahan tubuh dengan
memakan makanan bergizi & istirahat cukup.
                         *           Mengolah unggas dengan cara yang
benar, yaitu :
                         *           Pilih unggas yang sehat (tidak
terdapat gejala-gejala penyakit pada tubuhnya)
                         *           Memasak daging ayam sampai dengan suhu
± 800 °C selama 1 menit dan pada telur sampai dengan suhu ± 640 °C selama
4,5 menit.
                         *           Basuh tangan sesering mungkin,
penjamah sebaiknya juga melakukan disinfeksi tangan (dapat dengan alcohol
70%, atau larutan pemutih/khlorin 0,5%untuk alat2/instrumen)
                         *           Lakukan pengamatan pasif terhadap
kesehatan mereka yang terpajan dan keluarganya. Perhatikan keluhan-keluhan
seperti Flu, radang mata, keluhan pernafasan.



PENGOBATAN
Pengobatan bagi penderita flu burung adalah:

             *           Oksigenasi bila terdapat sesak napas.
             *           Hidrasi dengan pemberian cairan parenteral
(infus).
             *           Pemberian obat anti virus oseltamivir 75 mg dosis
tunggal selama 7 hari.
             *           Amantadin diberikan pada awal infeksi, sedapat
mungkin dalam waktu 48 jam pertama selama 3-5 hari dengan dosis 5 mg/kg BB
perhari dibagi dalam 2 dosis. Bila berat badan lebih dari 45 kg diberikan
100 mg 2 kali sehari.


KEBIJAKAN PEMERINTAH
Dalam rangka mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh flu burung, pemerintah
Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan, di antaranya adalah sebagai
berikut :
Memberikan konpensasi bagi peternakan rakyat selama 6 bulan dari 29 Januari
- 30 Juli 2004 berupa DOC dan Pakan.
Memusnahkan semua unggas yang terserang flu burung dengan cara dibakar.
Mengadakan vaksinasi bagi ayam atau ternak unggas yang masih sehat.
Melakukan tindakan biosekuriti (pengawasan secara ketat terhadap
lalu-lintas unggas produk unggas dan limbah peternakan unggas) untuk daerah
yang bebas flu burung.
CATATAN PENTING
Penyebab flu burung di Indonesia adalah virus influenza tipe A subtipe
H5N1.
(iis)



sumber:
1. PUSAT DATA DAN INFORMASI PERSI - 21 September 2005
2.  WHO : Avian Influenza-Fact Sheet 15 January 2004
3.  LITBANG DEPKES



Riska Alfayani
 Counter Sales Officer
      TRAC Sunter
Telp. 021-6506565 (ext.746)
Direct. 021-65310145
Fax. 021-6512621
Mobile. 0815-9979181

" Bahagia ada pada hati yang bersyukur "











------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/LIjxlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                        
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wismamas/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke