TPU Tanah Kusir Dijual!

 

Nurul Hidayati - detikcom
 

 

Jakarta - Anda tentu familiar dengan Taman Makam Umum (TPU) Tanah Kusir yang terletak di kawasan strategis di Jalan Raya Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di makam itu sejumlah orang top beristirahat. Termasuk eks wapres M Hatta. Tiap menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, TPU itu juga selalu ramai  dikunjungi masyarakat yang ingin menyekar. TPU ini adalah pekuburan paling luas di Jakarta Selatan.Tapi bak petir di siang bolong, satu papan pengumuman dipasang di areal TPU itu pada Senin (24/10/20050). Isinya, lahan yang ditempati TPU itu dilego!

Papan itu bertuliskan "Tanah Ini Dijual" yang ditulis rapi dengan cat putih. Di bawahnya terdapat nomor telepon 08128798466. Palang itu dipasang berdekatan dengan dua papan nama identitas Pemda Jakarta Selatan. Apakah papan iklan itu hanya guyonan belaka? Seorang pembaca bahkan menyempatkan diri menulis e-mail pada detikcom untuk memastikan bahwa papan itu serius. "Dunia semakin menggila, sampai-sampai TPU pun diperjualbelikan," tulis pembaca bernama Aghatari Ardianto, Selasa (25/10/2005), yang juga menyisipkan jepretannya yang diambil pada Senin kemarin pukul 21.30 WIB.


Untuk membuktikan papan iklan jual tanah itu guyon atau serius, detikcom menelepon nomor HP yang tercantum di papan. Penerima telepon bernama Hutagalung, kini tinggal di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur. Dia membenarkan memasang iklan itu pada Senin sore kemarin. "Iya betul, saya jual tanah itu. Soalnya saya pemiliknya yang sah," kata Hutagalung pukul 12.45 WIB. Hutagalung mengaku memiliki tanah seluas 4 ha itu pada 1983. Pada tahun 1995, tanah miliknya itu jadi tempat pemakaman. "Saya berjuang hingga tingkat MA. Bulan ini putusannya baru keluar, yang  menyatakan tanah itu sah milik saya," tegas Hutagalung yang mengaku hanya orang miskin dan ke mana-mana harus jalan kaki. "Saya menyesalkan mengapa para pahlwan besar negeri ini, termasuk praklamator negeri ini, ditanam di tanah jarahan," tandasnya.

 

Jadi, TPU Tanah Kusir dilego bukanlah gurauan semata Hutagalung menjual tanah 4 hektarnya yang telah bertahun-tahun terkenal  sebagai TPU Tanah Kusir. Berapa harga yang dipatoknya? "Di situ kalau berdasar NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) Rp 3 juta per meter persegi. Jadi minimal itu," kata Hutagalung kepada detikcom,  Selasa (25/10/2005) pukul 12.45 WIB lewat telepon. Namun saat dikontak, Hutagalung mengaku belum ada seorang pun yang merespons papan iklan yang dipasangnya di pintu utama TPU Tanah Kusir, Jalan Raya Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. "Baru Anda yang telepon," kata Hutagalung sambil terkekeh. Warga Pondok  Gede, Jakarta Timur, ini memasang papan pengumuman menjual lahan TPU  Tanah Kusir pada Senin sore kemarin. Hutagalung juga menceritakan bagaimana tanah itu bisa ditempati sebagai TPU oleh Pemkot Jakarta Selatan. Cerita itu bermula ketika terjadi proses ruislag antara pemerintah dan seorang pengusaha bernama Dasuki Angkosubroto (Gow Swie Kie), yang dikenal sebagai pendiri Gunung Sewu Group. Dasuki mendapatkan lahan di kawasan Karet Tengsin yang kini telah berubah menjadi kondominium. Sedangkan pemerintah mendapatkan tanah di Tanah Kusir. "Tanah yang ditukar Dasuki itu tanah saya. Dia ngakunya miliknya," kata  Hutagalung. Tak terima tanahnya dijarah, Hutagalung lalu berjuang lewat  pengadilan. "Saya berjuang hingga 11 tahun. Putusan MA baru keluar baru-baru ini saja, yang menyatakan saya pemilik sah," tegasnya.

 

Dalam memperjuangkan  haknya, Hutagalung menyewa jasa pengacara Harsono SH. Saat lahannya dicaplok, Hutagalung tidak bisa berbuat banyak. "Kalau nolak, ditodong senjata, zaman itu kan Orba masih berkuasa," ungkapnya. Dia menyebut famili Cendana juga turut menjadi komisaris sebuah perusahaan Dasuki Angkosubroto.
Setelah putusan MA itu keluar, Hutagalung langsung melego tanahnya.

 

"Sekarang tinggal menunggu proses eksekusi, nggak tahu kapan. Saya  sedang bicarakan dengan Pak Kapolda," ungkapnya.




Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                       
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk




SPONSORED LINKS
Hotel jakarta indonesia Hotel in jakarta indonesia Jakarta indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke