Disebarin aja ke semua milis tuch..biar tahu rasa.. Maunya cari untung aja, tapi ga ada moralnya...untung aja rumah kita udah jadi...cuma lama2 akses jalan bisa diblokir..
Regards, Heri Supriadi -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Toto Rahayu (JA/EID) Sent: 24 Januari 2006 11:58 To: [email protected] Subject: RE: [Wismamas] dari milist tetangga wah ternyata dimana-mana sama, Wismamas memang ba***at.......... -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Juli Triharto Sent: Tuesday, January 24, 2006 11:48 AM To: [email protected] Subject: [Wismamas] dari milist tetangga maaf kalau ternyata lagu lama... ----- Original Message ----- From: "gandhimoehammad" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, January 24, 2006 9:10 AM Subject: [tabloidrumah] DEVELOPER WISMAMAS CITRARAYA MENIPU DI BINTARA LOKA INDAH PT WISMAMAS CITRARAYA TIDAK MEMENUHI KEWAJIBANNYA SEBAGAI PENGEMBANG DI BINTARA LOKA INDAH Kasus pengembang perumahan yang ingkar janji sudah sering kita dengar. Tapi mengapa kasus-kasus itu terus berulang? Padahal, misalnya kita punya YLKI. Saya yakin banyak korban-korban para pengembang yang pasrah tidak melakukan apa-apa meski menjadi korban ingkar janji pengembang. Saya dan puluhan pembeli rumah di Bintara Loka Indah ini mungkin yang termasuk malas untuk memperkarakan pengembang yang ingkar janji ke "meja hijau". Barangkali pengalaman buruk saya dan pembeli rumah lainnya di bawah ini bisa menjadi bahan pertimbangan yang amat penting bagi pembaca yang menjadi konsumen perumahan yang jumlahnya amat banyak di Jakarta dan sekitarnya. Awal tahun 2004 lalu saya memutuskan untuk membeli sebuah rumah di Bintara Loka Indah (antara dengan Pondok Kopi dan Kalimalang Jatibening). Segala kewajiban saya penuhi berupa pembayaran booking fee, down payment dan biaya-biaya lain yang ditetapkan untuk saya lunasi, termasuk juga melakukan juga segala proses untuk mendapat KPR dari Bank Tabungan Negara Pada bulan Maret 2005, saya beserta puluhan pembeli lain yang membeli rumah di perumahan itu melalui KPR BTN "dipaksa" oleh pengembang dan BTN untuk melakukan akad kredit di kantor BTN Ciputat, padahal developer, Wismamas Citraraya belum menyelesaikan pembangunan rumah-rumahnya. Artinya, setelah akad kredit itu, rumah saya dan rumah pembeli lainnya sudah dilunasi oleh BTN, meski kewajiban developer Wismamas belum ditunaikan. Ternyata hingga tanggal 15 Mei 2005, tak ada satu pun rumah yang sudah dibeli itu yang diselesaikan oleh developer, padahal tenggang waktu yang diberikan oleh Developer, PT Wismamas Citraraya yang berkantor pusat di jalan Terogong Raya No.28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, sudah lewat. Setelah capek bolak-balik mendatangi developer dengan ngotot serta mengirim fax berkali-kali, akhirnya Developer Wismamas Citraraya memenuhi kewajibannya untuk membayar denda keterlambatan sebesar 1% dari harga rumah masing-masing kepada beberapa beberapa orang. Sekarang sudah puluhan rumah ditempati oleh para pemiliknya, tapi masih banyak kewajiban developer yang belum dipenuhi. Misalnya yang paling penting atau vital adalah 1. Aspal jalan (baru sebagian kecil saja yang diaspal), 2. Saluran pembuangan air yang cuma pura-pura ada (setiap kali hujan menjadi banjir hingga sebetis), 3. Pembuatan Jalan tembus ke arteri Pondok Kopi - Kranji seperti yang sudah dijanjikan agar warga tidak berputar-putar dahulu di perumahan lain untuk bisa keluar dan masuk ke dan dari Bintara Loka Indah. 4. Fasilitas Umum, seperti taman dan kolam renang yang tak kunjung dibangun, meski dijanjikan. Sudah berkali-kali warga mendatangi developer untuk menagih janji developer sebagaimana yang terlihat di dalam email-email perkumpulan warga Bintara (Griya Bintara dan Bintara Loka) di http://groups.yahoo.com/group/Griya_Bintara_Indah . Developer bahkan berani berbohong kepada warga perumahan, bahwa pemilik tanah yang akan dibebaskan untuk jalan tembus itu (janji no.3) tidak bersedia dibeli. Padahal pemilik tanah itu mengaku kepada warga belum pernah dihubungi oleh developer. Rupanya PT. Wismamas Citraraya belum bisa belajar dari para koruptor yang sudah ditangkapi sekarang ini. Warga sekarang menjadi amat yakin, bahwa developer Wismamas Citraraya adalah developer yang bejat. Apalagi terdengar kabar yang memilukan tentang ada banyak tukang yang terlantar tidak mau meneruskan pekerjaannya, karena upahnya selama berbulan-bulan belum dibayar. Menurut cerita para tukang itu yang terjadi adalah Pengembang belum melunasi kewajibannya kepada kontraktor yang berakibat kontraktor tidak bisa membayar tukang yang bekerja padanya. Bahkan warung-warung makan pun terkena akibat dari mangkir bayar dari pengembang ini. Sudah beberapa kali para tukang dan mandornya datang ke pihak pengembang agar membayar kontraktor, supaya kontraktor bisa membayar para tukangnya. Tetapi , karena didatangi terus oleh para tukang, pengembang, PT. Wismamas Citraraya, akhirnya bersikap keras dengan mengatakan bahwa pembayaran upah tukang bukan urusan pengembang tetapi urusan kontraktor dan mengancam agar tidak mengganggu pengembang lagi. Mungkin dalam waktu dekat ini para tukang akan membawa urusan ini ke pihak yang berwajib. Karena terheran-heran dan resah, saya mencoba mencari tahu tentang pihak pengembang PT. Wismamas di Internet. Ternyata banyak sekali proyek yang sedang dikerjakan oleh PT. Wismamas ini. Alamatnya di Internet adalah www.wismamas.tk atau www.wismamas.com . Sayangnya website itu sekarang sudah tidak ada isinya lagi, mungkin dihapus oleh Wismamas karena mungkin karena tengah tahun lalu sudah ada beredar di milis-milis tentang keburukan developer ini yang juga menyebut-nyebut isi websitenya (punya proyek yang banyak, tapi amburadul). Apakah ini yang menjadi penyebab raibnya uang yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan pembangunan rumah di Bintara Loka Indah? Di websitenya terpampang dengan penuh gaya Direktur Utamanya, Osi Rizal yang bagi saya tidak lebih dari sekedar kera baboon yang sembarangan ingkar janji kepada pembeli rumahnya. Saya ingin sekali untuk menghimbau agar pembeli lain yang merasa dikecewakan oleh PT. Wismamas agar bergabung bersama dalam mailing list para penghuni Bintara di http://groups.yahoo.com/group/Griya_Bintara_Indah yang sudah dibuat sejak tahun 2002 lalu. Saya yakin dengan bergabung, tentu PT. Wismamas bisa ditekan untuk memenuhi kewajibannya. Gandhi Moehammad Bintara Loka Indah, __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED] Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk JANGAN MENGELUH! dengan keadaan, temukan jawabannya di http://www.bsbplus.tk Yahoo! Groups Links Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED] Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk JANGAN MENGELUH! dengan keadaan, temukan jawabannya di http://www.bsbplus.tk Yahoo! Groups Links Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED] Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk JANGAN MENGELUH! dengan keadaan, temukan jawabannya di http://www.bsbplus.tk Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wismamas/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
