WOW......Informasi yang hebat...
(pak koer memang kalo kirim info sangat bermutu..)
Thanks pak semoga bermanfaat....


--- Koerniawan Andy Widjaja
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>  
> FYI
> 
> Maling Debit Card 
> 
>
<http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/cardtheft.jpg>
> 
> Ngikutin  <http://www.msnbc.msn.com/id/11714119/>
> beritanya nggak?
> Kira-kira dua minggu lalu, terjadi ratusan kasus
> penarikan dana
> misterius dari berbagai ATM di seluruh dunia. Dan
> bank-bank di Kanada,
> Inggris dan Rusia santer mengindikasikan, bahwa
> produk debit cards
> mereka... kecolongan! Barangkali kalau kasusnya
> kartu kredit, ya kita
> semua sudah maklum. Tapi kartu debit? 
> 
> Orang bilang, belanja via kartu debit (istilah
> kebanyakan kita: "kartu
> ATM") lebih aman karena -- nggak seperti kartu
> kredit -- ia memiliki
> satu level security tambahan: password a.k.a. nomor
> PIN.
> 
> Kartu kredit lebih gampang di-counterfeit, tapi
> eksekusinya perlu
> arrangement rada ruwet yang melibatkan banyak pihak.
> Sebaliknya, kartu
> debit, dengan adanya PIN itu, agak susah di-fraud.
> Tapi begitu dapat
> PIN, yah it's where the money is. 
> 
> Cuman, melihat kasus ini, para bandit itu rupanya
> mulai bisa
> mengira-ngira untuk getting around dengan kendala
> PIN ini. Kalau
> kasusnya satu dua sih mungkin nggak masalah, anggap
> aksidental aja,
> misalnya ada orang di belakang antrian yang suka
> ngintip. Tapi ini
> ratusan, ribuan? Dari mana mereka memperoleh data
> nomor account sebanyak
> itu, dan yang paling bikin saya wondering: dari mana
> mereka bisa tahu
> semua nomor PIN-nya? 
> 
> Oke, coba kita runut-runut, seperti apa sih cara
> kerjanya. Sambil
> mencoba mengira-ngira kemungkinan terjadinya di
> sini, di Indonesia.
> Again, ini soal kartu debit, bukan credit card.
> 
> Sayangnya... perangkat kriminalnya sama. ;-)
> 
> 
>
<http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/msr206.jpg>
> 
> Alat di gambar itu namanya skimmer, atau istilah
> formalnya card
> reader/writer. Bisa membaca data-data di
> magnetic-stripe kartu, lalu
> menuliskannya di plastik kartu yang baru. Yes, buat
> para maling, alat
> itu fungsinya satu: menggandakan kartu. Bisa nyimpen
> data dalam jumlah
> besar, yang kemudian di-download di PC via serial.
> Harga sekitar
> $600-an, dan besarnya cuma segenggaman tangan aja.
> (Huh, kalau inget
> alat ini, saya suka ketar-ketir kalau bayar makan di
> restoran
> menggunakan kartu kredit. Mana pelayannya klimis dan
> sopan banget,
> membungkuk ke arah kartu, dengan senyum yang
> dingin...)
> 
> Jadi... mereka bisa duplikasi kartu. Dan
> malam-malam, sehabis kerja
> seharian di cashier, mereka bisa dump semua
> data-datanya ke laptop,
> tulis ke magnetic-stripe di kartu yang baru, lari ke
> anjungan terdekat,
> memasukkan kartu palsunya di mesin ATM, lalu...
> wait, mereka perlu nomor
> PIN.
> 
> Nah sekarang, data-data apa aja ya yang ada di
> magnetic-stripe itu? 
> 
> 
>
<http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/card-tracks.jpg>
> 
> Buat yang belum tahu, magnetic-stripe itu seperti
> tape kaset aja
> layaknya, material ferromagnetic yang dapat dipakai
> untuk menyimpan data
> (suara, gambar, atau bit-bit biner). Untuk kartu,
> ada 3 track data.
> (Kenapa tiga? Standar ANSI/ISO. Selebihnya, nggak
> tahu). Track 1 dan
> Track 2 aja yang biasanya dipakai. Track 3 tadinya
> diperuntukkan untuk
> extended service, cuma service-nya nggak
> muncul-muncul sehingga track
> ini ditinggalkan.
> 
> Berlaku hanya di kartu kredit dan ATM (bisa berbeda
> di "kartu absen"
> kantor misalnya). Kalau kita extract data-data itu,
> misalkan menggunakan
> skimmer tadi, kita bisa lihat informasi seperti ini
> di kartu Visa:
> 
> 
>
<http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/sample-tracks.jpg>
> 
> Kelihatan nggak? Sekedar contoh aja: % di awal dan ?
> di akhir di Track 1
> itu menunjukkan start code dan end-code. Huruf 'B'
> menunjukkan
> format-code, yaitu "Bank Card". 1111222233334444
> adalah nomor kartu.
> LASTNAME/FIRSTNAME... self-explained. 9912 adalah
> expiration-date,
> 12/99. Sementara 101... dan seterusnya adalah
> data-data khusus. So,
> untuk kartu kredit ini, dengan skimmer seharga
> handphone Nokia seri 9
> itu, si maling udah bisa belanja di Internet. ;-) 
> 
> Tapi tidak demikian halnya dengan kartu ATM:
> 
> 
>
<http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/sample-tracks2.jpg>
> 
> Mirip dengan kartu kredit ya? Bedanya, instead of
> 101, kita punya 1201
> untuk data khusus milik bank. Dan 4 digit 'xxxx',
> berbeda-beda untuk
> setiap kartu. Lokasi encrypted PIN kah? Mungkin.
> 
> Tapi rasanya bisa dipastikan, PIN nggak akan
> disimpan plainly gitu aja
> di kartu (kecuali banknya kuoooplooo buaanget). Kita
> pernah baca bahwa
> di jaman dulu (dan kayaknya sampai sekarang),
> mesin-mesin IBM yang jadi
> langganan perbankan kita menggunakan
> <http://www.quadibloc.com/crypto/co0402.htm> DES
> (atau
> <http://en.wikipedia.org/wiki/3DES> 3DES) untuk
> menentukan PIN. Yah,
> either way, untuk meng-crack DES nggak akan bisa
> straight-forward dan
> perlu waktu lumayan lama. 
> 
> Lalu question remains, dari mana lagi mereka bisa
> dapat PIN? 
> 1.        Seminggu yang lalu, Visa
>
<http://news.zdnet.com/2100-1009_22-6051261.html?tag=zdfd.newsfeed>
> ngasih warning bahwa third-party software yang
> dipakai di POS (point of
> sales) milik merchant bisa jadi menyimpan informasi
> kartu. Nah, kalau
> dia bisa store informasi kartu, mustinya bisa
> logging juga PIN yang
> dimasukkan pelanggan. Ya nggak sih? Kayaknya ini
> yang paling mungkin.
> Pertanyaannya: niat baik apa software POS itu
> nge-log PIN kita? 
> 2.        Alternatif kedua, MITM (man-in-the-middle)
> attack? Kalau
> teman-teman akrab dengan skema master-session atau
> <http://engineers.ihs.com/abstracts/ansi-x924.jsp>
> DUPKT yang banyak
> dipakai di mesin card-processor semacam 
> <http://www.hypercom.com/>
> Hypercom di toserba-toserba kita, rasanya sih rada
> susah. Nggak bisa
> langsung begitu aja wiretap seperti nguping
> pembicaraan telpon. Tapi
> tahu nggak, ada orang yang bisa bikin
> <http://www.cl.cam.ac.uk/%7Emkb23/interceptor/>
> prototype device yang
> jadi man-in-the-middle di antara kartu dengan
> terminal! 
> 
> 
>
<http://photos1.blogger.com/blogger/3625/376/1600/interceptor.jpg>
> 
> Once alat itu "duduk" di situ, ia bisa listening
> PIN, nggak peduli
> kartunya tipe smartcard yang pake chip (kayak
>
<http://www.kompas.com/kompas-cetak/0603/14/finansial/2504012.htm>
> peraturan barunya BI yang bikin heboh bank-bank itu)
> 
> Oke,  frens, now you know how it works, mungkin kita
> musti jaga jarak
> sedikit kalau mau belanja pake kartu debit. 
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                        
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk

JANGAN MENGELUH! dengan keadaan, temukan jawabannya di http://www.bsbplus.tk 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wismamas/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke