Depok, Kompas - Dua jalan tol baru akan dibangun di kawasan Kota Depok
dalam tahun ini untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kota satelit
tersebut.
Satu jalan tol akan menghubungkan Jalan Pangeran Antasari-Limo-Citayam
sepanjang 12 kilometer, sementara tol yang lain menghubungkan kawasan Cinere
dan Tol Jagorawi sepanjang 10 kilometer (di utara pipa gas).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Depok Oka
Barmara dan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Pemkot Depok Latif Djanuarso
yang ditemui Kompas di ruang kerjanya, Senin (6/3) pagi, mengungkapkan, dana
pembangunan jalan tol itu seluruhnya dikucurkan pemerintah pusat.
Pemkot Depok bertanggung jawab melakukan pembebasan lahan. Namun, hingga
kini belum jelas berapa luas lahan yang akan dibebaskan untuk kebutuhan dua
jalan tol itu.
Saat ini sedang dibentuk tim antara Departemen Pekerjaan Umum dan Pemkot
Depok untuk menyesuaikan perencanaan dan keadaan jalan, menentukan frase
jalan, membebaskan lahan, dan membangun konstruksi jalan. Yang pasti, proyek
dua jalan tol ini sudah ditenderkan dan akan mulai dibangun tahun 2006 ini,
kata Oka. Diharapkan, dalam empat tahun ke depan, kedua jalan tol ini sudah
dapat digunakan.
Latif menambahkan, dua jalan tol ini akan mengurangi kemacetan lalu
lintas di ruas utara dan selatan serta ruas timur dan barat Kota Depok. Selama
ini, akses timur-barat hanya lewat Jalan Tole Iskandar sepanjang 17 kilometer,
katanya. Sementara akses utara-selatan lewat Margonda, Cinere, Jalan Raya
Bogor, Bojongsari/Sawangan.
Dia menegaskan, pembangunan jalan tol di kawasan Depok sedapat mungkin
menghindari permukiman. Pokoknya melihat medan. Kalau melintasi permukiman,
pasti dibangun jalan layang tol. Jadi, tidak ada masalah jika melintasi
permukiman karena pembangunan menggunakan konstruksi sosrobahu. Jadi, tidak
hantam kromo karena sudah didesain sedemikian rupa, kata Latif.
Jika kedua jalan tol ini selesai dibangun, lanjutnya, akses ke Kampus
Universitas Indonesia akan lebih mudah. Mereka yang datang dari Pulau Sumatera
akan dapat melewati Tangerang (Jalan Tol Bumi Serpong Damai), sedangkan mereka
yang datang dari Bogor dapat melintas lewat Jalan Tol Jagorawi. Mereka yang
datang dari Jawa juga dapat melewati Jalan Tol Cikampek kemudian Jalan Tol
Jagorawi. Jadi, tidak perlu lagi lewat tol dalam kota Jakarta yang saat ini
bertambah padat, ujarnya.
Pengamatan Kompas, saat ini investor berlomba-lomba membangun proyek
properti di Kota Depok. Sejumlah pusat perbelanjaan yang dibangun adalah ITC
Depok yang dikelola Grup Sinarmas, Depok Town Square yang dikelola PT Lippo
Karawaci dan sudah beroperasi, serta pusat perbelanjaan Margo City milik Grup
Djarum yang segera beroperasi akhir Maret ini. Proyek properti lainnya adalah
apartemen, yang pangsa pasarnya antara lain untuk mahasiswa UI dan Gunadarma.
(KSP)