----- Original Message -----
From: onny6669
Sent: Tuesday, June 13, 2006 10:37 AM
Subject: [Keuangan] OOT : Pembobol di ATM BCA

Mohon maaf OOT, saya ingin agar rekan-rekan milis yang memiliki ATM
lebih berhati-hati, karena ini sungguh-sungguh terjadi pada Ayah
saya baru-baru ini.

Thanks,

Onny

============================================

Beberapa waktu yang lalu mungkin kita sering/pernah
mendengar/mendapatkan email tentang Pembobol ATM yang menggunakan
berbagai modus. Namun sungguh tak menyangka, hal ini benar-benar
terjadi pada ayah saya.

Pada tanggal 6 dan 7 Juni 2006 ini tabungan Ayah (no rek: 021 308 11
50) saya kebobolan total sebanyak Rp 30jt melalui transaksi
penarikan dari ATM yang tidak dilakukan oleh Ayah. Dari hasil print
mutasi rekening diketahui bahwa penarikan ATM sejumlah Rp 20jt
dilakukan dari cabang BCA Tanah Abang, tempat yang belum pernah
dikunjungi Ayah sebelumnya. Sisanya RP 10jt ditarik dari ATM LIPPO,
lokasi ATM belum diketahui sampai saat ini. Kami sudah melaporkan ke
pihak BCA melalui Halo BCA, dan jawaban yang kami terima adalah
bahwa transaksi tersebut dilakukan secara `SAH'. Selanjutnya,
Customer Service Halo BCA menyarankan kami untuk mengajukan keluhan
untuk kejadian `terjadi penarikan tunai tapi pemilik kartu tidak
merasa melakukan penarikan itu', dengan no keluhan 2941917 dan
2941931. Setelah itu kami diminta menunggu BCA melakukan pengecekan
selama paling lambat 14 hari kerja.

Kami juga minta agar dilakukan pengecekan kamera di ATM cab Tanah
Abang pada saat terjadinya penarikan tersebut, namun jawaban yang
kami terima sungguh mengecewakan. Dari pembicaraan kami dapat
disimpulkan bahwa BCA tidak menjamin pengecekan kamera bisa
dilakukan karena kamera tidak selalu dalam kondisi baik (rusak), dan
fungsi kamera itu lebih untuk keamanan mesin ATM nya ketimbang untuk
keamanan Nasabah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, karena transaksi tersebut
dinyatakan sah, CS Halo BCA menyimpulkan bahwa mungkin saja Ayah
saya lalai menghilangkan kartu ATM BCA kami, atau kartu tersebut
dicuri dari dompet Ayah tanpa diketahui. Namun hal ini kami bantah
keras, karena kartu ATM tersebut TIDAK PERNAH LEPAS dari tangan Ayah
saya, bahkan sampai ketika kartu tersebut kami serahkan ke BCA
Cabang Tanah Abang untuk ditutup/diblokir.

Kami pun bertanya-tanya, bagaimana hal ini bisa terjadi? Apakah
memang ada orang yang `mengintip' no. kartu ATM dan PIN ayah waktu
melakukan transaksi terakhir? Seandainya pun pelaku mengetahui no
Kartu ATM dan PIN, apakah informasi ini cukup bagi pelaku untuk
melakukan transaksi dari no. rekening Ayah? Atau, apakah kartu ATM
bisa di-clone sehingga ada dua kartu berbeda namun tetap bisa
dilakukan untuk melakukan transaksi pada no. Rekening yang sama?
Ataukah, ada permainan orang dalam BCA yang melakukan hack terhadap
rekening Ayah?

Kejadian ini menunjukkan bahwa BCA yang katanya teknologinya
tercanggih diantara seluruh bank di Indonesia, memiliki kelemahan
pada sistemnya sehingga bisa dibobol sedemikian rupa. Kejadian yang
terjadi dengan ayah saya ini bukanlah pertama kalinya, karena
sebelum ini BCA juga baru kemasukkan hacker ke program internet
banking mereka (berita ini pernah di rilis di detik.com). Uang
sebesar Rp 30 jt ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya
merugikan kami saja, tetapi ini juga mengancam keamanan jutaan
nasabah BCA karena ini dapat terjadi pada setiap nasabah. Karena itu
saya harap agar pengguna ATM, terutama ATM BCA untuk lebih ekstra
hati-hati.

Onny

__._,_.___

Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                       
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk





SPONSORED LINKS
Hotel jakarta indonesia Hotel in jakarta indonesia Jakarta indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke