---------- Forwarded message
---------- From: To: Date: Mon, 24 Jul 2006 09:55:23
+0700 Subject: FW: Pencuri Mengaku Saudara fyi ...............
KEJADIAN
|
Pencurian perhiasan & uang melalui
penipuan (mengaku
saudara) |
|
| TANGGAL KEJADIAN |
Jum'at , 14 Juli 2006 , sekitar jam 8.15
WIB |
| TEMPAT KEJADIAN |
Kediaman Bp Bambang P, Kompleks Taman Sentosa
Blok A6/5, Cikarang
|
| PELAKU |
Wanita, berumur 16-19
tahun |
URAIAN
KEJADIAN : Pada hari itu, dini hari saya berangkat ke bandara menuju kota
Solo untuk tugas kantor. Sekitar jam 08.00 pagi, suami saya, Bambang P,
berangkat ke kantor. Saat itu, pintu utama di ruang tamu tidak segera dikunci
oleh pembantu kami karena sedang mencuci bahan makanan di dapur. Kedua putri
kami masih berada di kamar tidurnya. Selesai mencuci, sekitar jam
8.15, pembantu kami berjalan menuju meja makan untuk menyiapkan sarapan untuk
kedua putri kami. Saat itu, pembantu kami melihat seorang wanita muda, keluar
dari kamar tidur utama rumah kami. Ketika ditanyakan, wanita tersebut mengaku
bernama Vira,adalah saudara dari suami saya. Anehnya, wanita tersebut mengetahui
nama suami saya, yaitu, Bp. Bambang. Pembantu kami langsung mengajak
wanita tersebut ke ruang tamu dan menanyakan beberapa pertanyaan. Dengan
penjelasan yang meyakinkan, wanita ini menjelaskan bahwa dia bertemu suami saya
di pintu kompleks dan menyuruhnya untuk menunggu di dalam rumah. Pembantu saya
terpengaruh dan percaya terhadap penjelasannya. Dia meninggalkan wanita ini di
ruang tamu, lalu menuju ke dapur menyiapkan sarapan untuk kedua putrid kami.
Sementara itu, wanita ini membuka pintu kamar putri kami dan berdiri di depan
pintu kamar menanyakan beberapa pertanyaan seperti : ibunya bekerja dimana,
ayahnya biasanya pulang kantor jam berapa dll. Karena mengaku saudara, putri
kami yang berumur 10 tahun dengan polosnya menjawab semua pertanyaan
wanita ini. Setelah itu, wanita tersebut minta ijin untuk ke kamar mandi,
dan berjalan menuju kamar mandi di kamar utama rumah kami dan menutup pintu
kamar tersebut. Alhamdulillah, putri kami segera sadar ada keanehan, langsung
menghubungi HP suami saya dan menanyakan apakah ayahnya menyuruh seseorang yg
mengaku saudara untuk menunggu di dalam rumah. Suami saya mengatakan tidak
bertemu siapa-siapa. Saat itu, suami saya langsung sadar bahwa ada orang
bermaksud jahat di dalam rumah kami. Suami saya langsung menghubungi
saya, dan saya langsung menghubungi tetangga terdekat ( ibu Sutrino), petugas
keamanan dan Ketua RT di Blok A, Bp Soedibyo. Segera setelah dihubungi, sekitar
jam 8.45, Ibu Sutrisno , petugas keamanan dan Bp Soedibyo langsung
menginterogasi dan menahan wanita tersebut di dalam rumah kami. Wanita tersebut
berpura-pura sudah mengenal keluarga kami. Keterangan yang diberikan oleh wanita
tersebut selalu berubah-ubah. Karena wanita tersebut tidak membawa tanda
pengenal, keterangan nya tidak dapat diverifikasi, bahkan namanya pun
berubah-ubah, pertama mengaku bernama Vera, kemudian Maria, dll,dll.
Sekitar jam 09.30, suami saya tiba di rumah kembali dan langsung
menemui wanita ini. Ketika ditanyakan, wanita ini sama sekali tidak
mengenal suami saya. Pada saat itu,kami belum mencurigai terjadi kehilangan.
Kemudian, setelah suami saya masuk ke kamar utama, ditemukan lemari kami dalam
keadaan terbongkar dan kotak perhiasan sudah berada di luar lemari.
Setelah mengeledah wanita tersebut, ditemukan barang bukti di dalam saku
celana wanita tersebut berupa cincin emas bermata oval dan uang lembaran
5-ribuan baru sejumlah +/- Rp 175 ribu. Dengan barang bukti tersebut, kami menyerahkan wanita tersebut ke kantor
POLSEK Lemah Abang. Dari keterangan
beberapa orang, wanita tersebut seselum kejadian sudah berusaha masuk ke
beberapa rumah di Blok A ( 2 rumah ) namun diketahui oleh penghuni rumah. Pada
saat dipergoki, wanita ini mengaku sedang mencari rumah Pak RT. Bahkan wanita
ini menemui Ketua RT kami untuk menayakan beberapa informasi. Karena tidak
mendapatkan informasi apapun, dengan diam-diam wanita ini menginggalkan rumah
Ketua RT kami. Dengan cara coba-coba, wanita ini masuk ke beberapa
rumah yang pintunya dalam keadaan terbuka/tidak terkunci. Jika kebetulan
penghuni berada di dalam rumah, dia akan berpura-pura mencari seseorang. Karena
saat ini pembantu kami sedang lengah, maka masuklah wanita ini ke dalam
rumah kami yang tidak terkunci
Saat ini, wanita tersebut sudah berada di RUTAN
Pondok Bambu untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Namun kejadiaan ini belum berhenti sampai disini. Dua hari yg lalu,
Rabu, 19 Juli 2006, di rumah kami, datang 2 orang yang mengaku orang tua dari
wanita tersebut, memohon agar kami mencabut laporan di polisi agar anaknya dapat
dibebaskan. Namun kedua orang tersebut sangat mencurigakan karena keterangan
yang diberikannya tidak sama dengan keterangan yang ada di kantor polisi.
Wanita yang mengaku sebagai ibunya (berusia sekitar 35 tahun bertubuh
agak gemuk, tinggi +/- 155 cm, memakai jilbab) pernah mencoba masuk ke dalam
kompleks Blok A untuk mencari anaknya yg bekerja sebagai pembatu. Namun tidak
berhasil masuk karena tidak bisa membuktikan nama & alamat yg dari anak yg
dicarinya. Ibu Sutrino, tetangga kami, masih mengingat dengan jelas wajah dari
wanita ini. Kami menduga, kedua orang
tersebut adalah jaringan pelaku kejahatan yang berusaha menghentikan
penyelidikan polisi, namun kami tidak dapat membuktikannya. Agar kejadian
ini tidak terulang di tempat lain :
- Pastikan kepada pembantu di rumah , agar
segera mengunci semua pintu rumah pada saat penghuni menginggalkan rumah .
- Pembantu jangan mudah percaya kepada orang yang
belum dikenal yang datang ke rumah kita,
apalagi tanpa pemberitahuan dari pemilik rumah
- Pelaku –pelaku kejahatan ini akan selalu berusaha
mendapatkan segala informasi dari berbagai sumber. Harap surat-surat,
dokumen, tagihan atau informasi
apapun, di simpan di tempat yang aman yang tidak mudah di akses oleh orang luar.
HAL-HAL UNTUK
MENJADI PERHATIAN :
- Pelaku kejahatan akan mengunakan wanita di
bawah umur, berpenampilan bersih & sopan.
- Mereka kemungkinan berkelompok dan sudah
beberapa lama mengamati lingkungan dan kebiasaan di perumahan tersebut.
- Kejadian dilakukan pada saat sebagian besar
penghuni sudah meninggalkan rumah untuk ke kantor atau sekolah, sekitar
jam 08.00 pagi
- Para pelaku memanfaaatkan saat lengah
dimana saat itu biasanya hanya ada pembatu rumah tangga, yang juga sedang
sibuk melakukan kegiatan rumah tangga ( bersih2, memasak, mencuci pakaian,
dll)
Demikianlah pengalaman
kami, mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang di tempat lain.
Cikarang, 21 Juli
2006,
Diana Anizar Taman Sentosa, Blok A6/5 Cikarang Note : berikut kami sampaikan email dari Ibu Diana
( Blok A ) agar menjadi perhatian dan kewaspadaan kita semua dan dimohon
menginfokan ke pengurus RT masing2 dan warga lain yg tidak mempunya akses
email Berhubung
emailnya tidak bisa masuk ke milis karena keterbatasan kapasitas byte maka
kami japri ke seluruh anggota Milis MJNY, Milis TAMAN SENTOSA :
__._,_.___
Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___
|