semoga ini bisa menjadi perhatian buat mereka2 yg suka kirim email spam/hoax
 
deddy
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, August 02, 2006 10:27 AM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] 9 Penyebar SMS Gempa Diperiksa

9 Penyebar SMS Gempa Diperiksa

SEMANGGI, WARTA KOTA--Polda Metro Jaya memeriksa sembilan orang yang
diduga sebagai penyebar short masage service (SMS) gempa. Mereka
diperiksa intensif di Satuan Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse
Kriminal Umum Polda Metro Jaya sejak Senin (31/7) malam.
Berdasarkan pengakuan ke sembilan orang tersebut, sumber SMS ternyata
berasal dari Jepang. Hingga Selasa (1/8) siang, polisi belum menetapkan
tersangka dalam kasus SMS gempa tersebut. "Kita masih menyelidiki
kebenaran keterangan mereka. Katanya, pengirim SMSnya dari Jepang, tapi
kita masih dalami pengakuannya," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang
Firman.
Sembilan orang itu masih berstatus sebagai saksi. Mereka yang diperiksa
antara lain Muhamad Yunus, Intan, Ita Rosita, Fendi, Gunawan, Santi,
serta Riana. Polisi juga memeriksa Irene, Irawan, Heni, Tingki, Rini,
Willy, Eka, serta Dwi.
Kepala Satuan Kamneg Polda Metro Jaya AKBP Rahmat Wibowo menambahkan
sembilan orang tersebut berasal dari beberbagai profesi. Mulai dari
karyawan hingga pedagang. Jika terbukti bersalah mereka bisa dikenakan
pasal penyebaran kabar bohong yang membuat resah masyarakat dengan
ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.
SMS gempa marak terjadi setelah gempa di sisi selatan Pangandaran pada
17 Juli lalu yang diikuti dengan tsunami yang meluluh-lantakkan pesisir
selatan Jabar dan Jateng. SMS semakin menjadi-jadi setelah terjadi dua
kali gempa yang bersumber di Selat Sunda, tak lama setelah gempa
Pangandaran.
SMS ini pernah membuat panik karyawan Bursa Efek Jakarta sehingga
berhamburan keluar gedung pekan lalu. Hal yang sama menimpa karyawan
yang berkantor di gedung-gedung tinggi di Segi Tiga Emas. Menurut Wakil
Kepala
Divisi Humas Polri Brigjen Anton Bachrul Alam, penyebaran SMS gempa
sebatas penyebaran info praktis ke keluarga. "Karena khawatir dengan SMS
itu, mereka mengirimkannya kembali ke keluarganya," ujar Anton. (Wid)

Sumber: Warta Kota

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___

Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                       
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk





SPONSORED LINKS
Hotel jakarta indonesia Hotel in jakarta indonesia Jakarta indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke